Pelantar.id – Seorang Warga Negara Indonesia menjadi satu korban tewas pada kecelakaan pesawat milik maskapai Ethiopian Airlines, Boeing 737-800MAX. Pesawat itu jatuh di Bishoftu, sebelah tenggara Addis Ababa pada Minggu pagi waktu setempat.

Sama seperti Lion Air, Ethiopian Airlines hilang kontak sesaat usai tinggal landas. Burung besi dengan nomor penerbangan ET 302 itu rencananya akan terbang menuju Nairobi (Kenya).

Pesawat kehilangan kontak pada pukul 08.44 waktu setempat setelah lepas landas pukul 08.38 dari Bandara Internasional Bole di ibu kota Ethiopia, kata maskapai itu dalam sebuah pernyataan.

Dikutip dari merdeka.com, pihak Kementerian Luar Negeri RI telah mendapatkan konfirmasi bahwa satu warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines adalah seorang perempuan yang tinggal di Roma, Italia. Wanita itu bekerja untuk World Food Program (WFP) PBB.

Baca Juga :   Saham Boeing Turun Berbarengan Tragedi Kecelakaan Pesawat Lion Air

Duta Besar RI di Roma Esti Andayani telah bertemu dengan keluarga WNI yang menjadi korban kecelakaan pesawat itu dan menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban.

CEO Ethiopian Airlines mengungkapkan jumlah korban tewas sebanyak 157 korban terdapat sejumlah warga dari sedikitnya 30 negara, termasuk Indonesia.

Selain WNI, daftar kewarganegaraan penumpang yang menjadi korban, yakni Kenya 32 orang, Kanada 18 orang, Ethiopia 9 orang, China 8 orang, Italia 8 orang, Amerika Serikat 8 orang, Prancis 7 orang, Inggris 7 orang, Mesir 6 orang, Jerman 5 orang, India 4 orang, Slovakia 4 orang; dan Austria, Rusia, Swedia masing-masing 3 orang; dan warga Spanyol, Israel, Maroko, Polandia masing-masing 2 orang. Selanjutnya, Belgia, Djibouti, Irlandia, Mozambik, Norwegia, Arab Saudi, Rwanda, Sudan, Somalia, Serbia, Togo, Uganda, Yemeni, Nepal, Nigeria, dan satu orang paspor PBB; masing-masing 1 orang.

Baca Juga :   Mana yang Lebih Baik Konsumsi Buah atau Minum Jus Buah?

Sejumlah pejabat negara menyampaikan rasa belasungkawa mendalam atas jatuhnya maskapai penerbangan Ethiopian Airlines dengan nomor penerbangan ET302 pada Minggu pagi.

Dikutip dari laman CNN, Senin (11/3), sejumlah pejabat negara tersebut di antaranya Perdana Menteri Kanada, Perdana Menteri Israel, Menteri Luar Negeri Jerman hingga Presiden Prancis.

“Pikiran kami saat ini selalu bersama semua korban dalam Penerbangan Ethiopian Airlines ET302. Termasuk warga negara Kanada yang turut menjadi korban,” ujar Justin Trudeau dalam sebuah pernyataan.

dari berbagai sumber