Petir Masih Mengintai Semarang dan Jateng, Hujan Ringan Diprakirakan Meluas di Sejumlah Wilayah

Hujan ringan masih diprakirakan turun di Kota Semarang dan sejumlah wilayah Jawa Tengah pada Kamis, 23 April 2026. Di beberapa titik, cuaca basah itu bahkan masih bisa disertai petir, sehingga aktivitas luar ruang perlu disesuaikan dengan kondisi langit yang berubah-ubah.

Situasi ini membuat warga yang hendak bepergian di dalam kota, melintasi jalur antarkabupaten, atau menjalankan agenda kerja yang bergantung pada cuaca perlu lebih waspada. Pola cuaca tersebut menunjukkan bahwa sebagian wilayah Jawa Tengah belum benar-benar lepas dari potensi hujan yang tidak selalu stabil.

Semarang masih perlu siaga hujan petir

Untuk Kota Semarang, BMKG memprakirakan hujan ringan yang dapat disertai petir. Kondisi ini membuat cuaca harian tetap dinamis, terutama pada jam-jam tertentu ketika peluang hujan meningkat.

Arah angin di Semarang diperkirakan bergerak dari barat laut menuju barat daya hingga utara dengan kecepatan sekitar 3 hingga 8 km/jam. Suhu udara berada di kisaran 24 hingga 30 derajat celsius, sementara kelembaban berkisar 64 hingga 93 persen.

Pantura barat cenderung berawan, tetapi belum aman dari hujan

Wilayah Pantura Barat yang meliputi Brebes, Pekalongan, Tegal, dan Pemalang diprakirakan berawan. Meski begitu, BMKG masih membuka peluang hujan ringan turun di kawasan ini, sehingga langit belum sepenuhnya bisa dianggap stabil.

Angin di wilayah tersebut diprediksi bertiup dari barat laut ke barat daya dengan kecepatan 3 hingga 11 km/jam. Suhu udara berkisar 24 hingga 30 derajat celsius, sedangkan kelembaban bisa mencapai 71 hingga 96 persen, yang menandakan udara masih terasa lembap.

Merapi masuk daftar wilayah yang lebih basah

Kawasan Merapi yang mencakup Sleman, Boyolali, Magelang, dan Salatiga diprakirakan mengalami hujan ringan hingga sedang. Dibanding beberapa wilayah lain di Jawa Tengah, area ini tampak punya sebaran cuaca basah yang lebih merata.

BMKG mencatat arah angin di wilayah Merapi dominan berasal dari barat daya dengan kecepatan sekitar 2 hingga 6 km/jam. Suhu udara berada pada rentang 20 hingga 29 derajat celsius, dengan kelembaban yang dapat meningkat hingga 99 persen.

Pantura timur perlu lebih mencermati potensi petir

Di Pantura Jawa Tengah bagian timur, termasuk Kudus, Pati, dan Rembang, hujan ringan disertai petir juga masih berpotensi terjadi. Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang banyak beraktivitas di luar rumah atau berada di area terbuka.

Potensi petir membuat pengaturan mobilitas menjadi lebih penting. Saat hujan mulai turun, menunda perjalanan singkat atau segera mencari tempat berlindung bisa menjadi langkah yang lebih aman untuk mengurangi gangguan aktivitas.

Cuaca Jateng belum sepenuhnya stabil

Dari sebaran prakiraan itu, Jawa Tengah pada tengah pekan masih didominasi awan dan hujan ringan, dengan petir di beberapa wilayah tertentu. Gambaran ini menunjukkan kondisi atmosfer belum sepenuhnya stabil dan masih memerlukan kewaspadaan dari warga.

Informasi prakiraan cuaca ini bisa dijadikan acuan sebelum keluar rumah, berkendara, atau menyusun agenda perjalanan di Semarang dan daerah sekitarnya. Dengan memperhatikan wilayah yang masih berpotensi hujan ringan hingga petir, aktivitas harian bisa disesuaikan agar tetap aman dan nyaman.

Source: www.suaramerdeka.com
Exit mobile version