Pelantar.id – General Manager Service Business Unit (SBU) PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam), Fransis Al Jauhari mengatakan PLN Batam telah menyediakan Standard Operation Procedure (SOP) khusus dalam mengamankan pasokan listrik menyambut Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

“Hari ini kami melaksanakan gelar peralatan kerja, alat pelindung diri, armada Yantek, peralatan PDKB harus dipastikan selalu dalam kondisi yang siap dan standard dalam mendukung pengamanan kehandalan pasokan tenaga listrik serta harus bekerja sesuai SOP,” kata Frasis.

Langkah tersebut menjadi salah satu kesiagaan PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PLN Batam) dalam menjaga jaringan dan mengoptimalkan ketersediaan pasokan daya listrik pada hari besar tersebut.

Baca Juga :   bright PLN Batam Pasang PLTS Atap di Lokasi Pelanggan

Seperti yang ditekankan oleh Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha PT PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, Jumat, 20 Desember 2019 di Kantor Pelayanan Batam Center, “Gelar Pasukan/Apel Siaga Menghadapi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.”

Kata dia, kesiagaan ini terhitung mulai 20 Desember 2019 hingga 8 Januari 2020. Pada Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 petugas akan siaga piket dan ditempatkan pada lokasi – lokasi strategis.

Sebagian akan melakukan patroli keliling. Jadwal piket akan stand by 24 jam terbagi dalam 3 shift, melibatkan petugas distribusi, transmisi dan Contact Center 123.

“Kami juga telah menyiapkan 342 personel yang terbagi pada 14 posko unit layanan pelanggan,” tambahnya lagi.

Baca Juga :   Pelabuhan SBP Tanjungpinang Terapkan Transaksi Non-Tunai

Buyung menjelaskan bahwa saat ini semua pembangkit yang dimiliki PT PLN Batam dalam kondisi prima dan dapat beroperasi maksimal dengan daya mampu ±550 MW.

Sementara itu beban puncak Batam berada pada angka ± 441 MW, sehingga masih ada cadangan daya sekitar ±109 MW yang tersedia jika terjadi gangguan tak terduga.

Terkait kondisi cuaca belakangan yang rentan menyebabkan adanya gangguan listrik. PT PLN Batam berharap masyarakat juga ikut bekerja sama dengan melaporkan ke layanan Contact Center 123 yang juga tetap siaga 24 jam melayani pelanggan apabila terjadi gangguan listrik ataupun yang berpotensi menimbulkan gangguan. (*)