pelantar.id – Jajaran Polsek Batuampar, Batam, Kepulauan Riau, meringkus dua pelaku pencurian kabel feeder site milik operator seluler PT Telkomsel, Kamis (18/10) lalu. Kedua pelaku yakni HS (20) HR (31) sudah diamankan di Mapolsek Batuampar untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Batuampar, AKP Ricky Firmansyah mengatakan, aksi pencurian ini berawal dari kecurigaan warga yang melihat ada kobaran api dibatas ruko Kompleks Jodoh Square II Blok CC nomor 3 Batuampar, Batam, Kamis (18/10) dinihari sekira pukul 01.00 WIB.

Warga kemudian melaporkan hal itu ke petugas yang ada di dekat lokasi, lalu diteruskan ke Polsek Batuampar. Tim Patroli Polsek Batuampar yang datang ke lokasi lantas naik ke bagian atas ruko dan menemukan HS serta HR sedang membakar kabel feeder yang sudah dipotong.

“Kedua pelaku langsung kami amankan ke Polsek Batuampar untuk pemeriksaan lebih lanjut. Atas kejadian ini, korban (PT Telkomsel) mengalami kerugian yang jumlahnya belum bisa ditaksir,” kata Ricky di kantornya, Kamis (25/10).

Polisi menunjukkan dua pelaku pencurian kabel feeder milik PT Telkomsel di Mapolsek Batuampar, Batam.
Foto : Dok. Mapolsek Batuampar

Kedua pelaku beserta barang bukti kini berada dalam sel tahanan Mapolsek Batuampar. Menurut Ricky, pihaknya masih mendalami serta menyelidiki kasus ini untuk mencari tahu kerugian yang timbul.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari Telkomsel. Namun, menurut sumber pelantar.id, pencurian kabel feeder site tersebut akan mengakibatkan adanya gangguan pada layanan telekomunikasi di sekitar lokasi BTS.

Kabel feeder berfungsi menghubungkan Base Transceiver Station (BTS) dengan antena pemancar di puncak menara. Kabel ini terbuat dari tembaga yang harganya cukup mahal, sehingga kerap mencari incaran pencuri.

 

 

Reporter : Fathurrohim
Editor : Yuri B Trisna