Pelantar.id – Seorang perempuan tua duduk menopang dagu di sebuah kedai di Kampung Piayulaut, Kecamatan Sei Beduk, Batam, Kepulauan Riau. Ia tampak menunggu dengan warga lansia lainnya yang datang dari RT I dan RT II di kedai itu.

Hari itu, 22 Desember 2018 adalah jadwal pemeriksaan kesehatan para lansia. Sebuah program pemeriksaan kesehatan gratis yang diadakan oleh Astra bekerja sama dengan puskesmas setempat.

Jutai

Lansia berusia 74 tahun itu bernama Jutai. Dia termasuk rutin memeriksa kesehatannya dalam program itu.

Dia mengatakan sudah tiga kali datang untuk mengecek kesehatan. Dia bersyukur sejak rutin berobat sakitnya sudah mulai berkurang.

“Saya sakit kaki, kalau berdiri sakit sekali, tapi setelah berobat sudah berkurang, terbantulah dengan berobat ini,” kata nenek yang mengaku punya 22 cucu tersebut.

Saat petugas datang, Jutai musti bersabar dan antri menunggu gilaran untuk diperiksa. Biasanya terlebih dulu Ia disilakan menimbang berat badan dan mengukur tekanan darah.

“Bertambah ya berat badan saya? masa iya nambah lagi,” ujar seorang lansia lainnya sambil tertawa saat petugas pukesmas memulai pemeriksaan kesehatan dengan menimbang berat badan.

Program pemeriksaan kesehatan yang digesa oleh Astra ini merupakan bagian dari program CSR-nya. Kampung Piayu Laut dipilih sebagai salah satu Kampung Berseri Astra di Batam untuk pelaksanaan empat pilar CSR Astra.

Ke empat pilar itu di antaranya CSR kesehatan, lingkungan, pendidikan dan kewirausahaan.

Baca Juga :   Sebentar Lagi, Transfer Uang Cukup dengan WhatsApp dan Facebook

Menurut koordinator Kampung Berseri Astra Batam, Supriadi, keempat program tersebut sebagian besar sudah terlaksana di Kampung itu.

“Ada beberapa daerah yang sebelumnya dievaluasi untuk Kampung Berseri Astra Batam, tapi Astra lebih mempertimbangkan Kampung Piayu Laut,” kata Supriadi.

Menurut Supriadi, untuk CSR kesehatan Astra bekerja sama dengan petugas posyandu dan puskesmas. Pemeriksaan kesehatan ini lebih terfokus untuk pemeriksaan para lansia. Namun, tidak tertutup layanan untuk warga lainnya yang ingin memeriksa kesehatan.

“Pemeriksaan kesehatan lansia ini sudah dilakukan sebanyak tiga kali yang dilakukan setiap tanggal 22 setiap bulannya, warga lainnya juga boleh memeriksa kesehatan seperti mengecek gejala diabetes,” kata dia.

Selain pemeriksaan kesehatan gratis, para lansia juga diberikan sejumlah obat. Menurut ketua RT I Kampung Piayu Laut, Abdurahman, bantuan pengobatan lansia dari Astra dapat membantu dan mempermudah para lansia untuk memeriksa kesehatannya.

“Ada 10 lansia di kelurahan ini, bantuan pengobatan jadi lebih terjangkau untuk masyarakat di sini, karena tidak lansia saja yang bisa berobat,” kata Abdurahman.

Sementara untuk bantuan pendidikan, lingkungan dan kewirausahaan dari Astra diakui Supriadi sedang sejalan dilakukan.

Pertama kali Astra memberikan bantuan di Kampung Piayu Laut pada pertengahan tahun 2018 atau pada kegiatan 17-an. Kemudian dilanjutkan dengan bantuan sembako murah sebanyak 500 paket menyambut ramadan.

Di bidang pendidikan, Astra sedang mengusahakan bea siswa untuk 35 anak di Kampung Piayulaut. Bea siswa SD-SMA itu diberikan secara berkala per enam bulan dalam formasi buku tabungan.

Baca Juga :   Pelatihan AJI-UNICEF Tekankan Anak Berhak Untuk Sehat

Di bidang kewirausahaan, Astra mendorong pelaku Usaha Kecil Menengah di Kampung Piayulaut untuk memasarkan produk-produk unggulan seperti makanan dan kerajinan tangan.

“Kami bantu memasarkan dan mengemas kemasan,” kata Supriadi.

Dalam pelaksanaan program tersebut, Supriadi yang mewakili Astra mengatakan masyarakat pesisir perlu didorong untuk berwirausaha.

“Tantangan kami dalam program ini adalah bagaimana menumbuhkan mindset masyarakat di sini, agar mau usaha dulu,” ujar dia.

Harapan Warga Piayu Laut

Ketua RT 1 Tanjung Piayulaut, Abdurahman mengatakan saat ini ada 200 kepala keluarga di kampung tersebut. Rata-rata masyarakatnya berkerja sebagai nelayan.

Kampung Piayu

Kata Abdurahman ada harapan dari masyarakat agar pemerintah maupun pihak swasta dapat membantu meringankan hidup warga kampung Piayu.

“Bantuan kesehatan dari Astra tentunya sangat membantu, tapi saat ini yang ingin kami butuhkan juga adalah bantuan berwirausaha,” harap dia.

Lanjut Abdurahman, bantuan wirausaha juga dilakukan oleh Astra. Menurutnya masyarakat Kampung Piayu cukup kreatif untuk menciptakan produk seperti membuat bunga gong hingga produk makanan seperti kerupuk.

“Dari Astra sendiri mereka membantu kami memasarkan produk, cuma yang kami harapkan sekarang juga bantuan dari pemerintah,” kata dia.

Hal lain yang menurutnya perlu diperhatikan di kampung tersebut adalah tempat untuk menggelar posyandu. Sementara ini hanya dilakukan di rumah-rumah penduduk.

eliza gusmeri