Pelantar.id – Sejumlah toko Apple Stores di berbagai lokasi di Amerika Serikat menjadi sasaran para perusuh sejak aksi protes kasus kematian George Floyd di Minneapolis berujung pada penjarahan. Informasi ini seperti yang dilaporkan di laman 9to5Mac.

Akibatnya Apple terpaksa menutup banyak tokonya di kawasan AS dan beberapa toko juga dikosongkan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan atau untuk keselamatan karyawan dan pelanggan.

Laman tersebut juga menyebutkan Apple mengeluarkan pernyataan berbunyi “dengan pertimbangan kesehatan dan keselamatan tim kami, kami memutuskan untuk menutup sejumlah toko di AS pada Minggu”.

Banyak Toko Apple telah menjadi sasaran para penjarah, rusak, atau diamankan terlebih dahulu. Salah satu toko yang menjadi sasaran adalah Apple Uptown di Minneapolis, yang dirusak dan dijarah. Toko lainnya yang menjadi sasaran pengrusakan berada di Portland, Philadelphia, Brooklyn, Salt Lake City, Los Angeles, Charleston, Washington, D.C, Sctossdale dan San Francisco.

Baca Juga :   Google Matikan Aplikasi Inbox April 2019

Padahal, Apple baru saja membuka kembali ratusan gerai Apple Store dan beberapa bulan lalu ditutup karena pandemi virus corona.

Hanya 140 dari 271 toko ritel AS Apple yang telah dibuka kembali setelah tindakan pencegahan COVID-19 sebelum protes terjadi.

yahoo