Warzone masih bisa dimainkan di PS4 dan Xbox One untuk sementara, tetapi jalurnya sudah menuju penutupan total. Activision menyiapkan penghentian layanan secara bertahap, dan pemain lama kini hanya punya sisa waktu sampai fase akhir yang sudah ditetapkan.
Bagi pengguna dua konsol generasi lama itu, perubahan paling terasa tidak datang sekaligus. Ada tiga tahap besar yang disusun: unduhan baru dihentikan lebih dulu, lalu toko dalam game dihapus, sebelum akhirnya akses bermain benar-benar ditutup.
Mulai 4 Juni 2026, Warzone tidak lagi bisa diunduh baru di PS4 dan Xbox One. Artinya, pemain yang belum memiliki game ini di dua konsol tersebut tidak bisa memasangnya lewat jalur resmi.
Namun, pemain yang sudah punya akses masih dapat bermain setelah tanggal itu untuk sementara waktu. Activision menyebut layanan tersebut akan terus berjalan sampai Season 06 dari Call of Duty: Black Ops 7.
Tahap berikutnya menyusul pada 25 Juni. Pada tanggal itu, toko dalam game Warzone di PS4 dan Xbox One akan dihapus, sehingga pemain tidak lagi bisa membeli item langsung dari dalam game di dua platform tersebut.
Meski fitur toko hilang, progres Battle Pass dan konten yang sudah dimiliki tetap aman. Pemain masih bisa melihat dan memakai konten yang sebelumnya sudah terkumpul, hanya saja jalur pembelian baru dari dalam game sudah ditutup.
Penutupan penuh baru terjadi setelah peluncuran Call of Duty: Modern Warfare 4 pada 23 Oktober 2026. Begitu Season 1 Modern Warfare 4 dimulai dan integrasinya ke Warzone aktif, versi PS4 dan Xbox One tidak akan bisa dimainkan lagi.
Skema itu menunjukkan bahwa Activision tidak memutus layanan secara mendadak. Penarikannya dibuat bertahap agar pemain punya waktu menyesuaikan diri sebelum dukungan benar-benar berakhir.
Activision juga sudah mengarahkan perpindahan ke perangkat yang lebih baru. Pemain yang pindah ke PS5, Xbox Series X/S, atau PC tetap bisa membawa progres, pembelian, dan konten yang sudah dibuka lewat akun Activision yang sama.
Poin itu penting karena transisi platform tidak menghapus jejak pemain. Inventaris dan perkembangan yang sudah dikumpulkan tetap terhubung selama akun yang dipakai masih sama.
Keputusan ini sekaligus menutup era cross-generation yang selama ini masih berjalan di Warzone. Selama bertahun-tahun, game itu tetap hadir di konsol lama sambil menerima dukungan untuk perangkat yang lebih baru.
Kini fokus Activision tampak bergeser ke hardware generasi sekarang. Perusahaan menilai perangkat baru lebih mampu mendukung peta yang lebih besar, visual yang lebih baik, dan pembaruan Warzone di masa depan tanpa terbebani kemampuan konsol lama.
Usia PS4 dan Xbox One yang kini mendekati 13 tahun juga ikut menjadi alasan sulitnya mempertahankan dukungan. Meski basis pemainnya masih besar, arah layanan Warzone sudah jelas mengarah ke PS5, Xbox Series X/S, dan PC.
Source: tech.sportskeeda.com