Langkah Koelnmesse dan AMARA Expo membentuk PT Nine Koeln Indonesia menunjukkan bahwa pasar pameran Tanah Air mulai dipandang sebagai arena yang makin penting di kawasan. Kombinasi jejaring global dan pemahaman pasar lokal menjadi modal utama untuk mendorong pelaku usaha Indonesia tampil lebih kuat di panggung internasional.
Perusahaan patungan ini tidak hanya ditujukan untuk memperbanyak agenda pameran, tetapi juga untuk menaikkan standar penyelenggaraan pameran dagang di dalam negeri. Di saat sektor MICE di Indonesia masih bergerak naik, kehadiran entitas baru itu diposisikan sebagai penggerak agar industri pameran berkembang lebih terarah dan lebih kompetitif.
Dorong pelaku lokal masuk pasar global
Fokus PT Nine Koeln Indonesia ada pada pameran dagang dan perluasan jejaring bisnis lintas negara. Arah ini sejalan dengan tujuan agar pengusaha lokal mendapat peluang yang lebih besar untuk terhubung dengan pasar global.
Indonesia sendiri dinilai makin menarik bagi ekspansi bisnis internasional karena pertumbuhan ekonominya stabil di angka 5 persen per tahun. Dukungan demografi yang kuat juga membuat posisi Indonesia kian strategis di Asia Tenggara.
Dalam kerangka itu, ambisi besarnya adalah membantu Indonesia menuju pusat pameran dagang utama di kawasan regional. Target tersebut tidak berhenti pada produk berbasis sumber daya alam, tetapi juga mencakup komponen otomotif yang disebut kompetitif.
Kolaborasi yang sudah terbentuk lebih dulu
Pembentukan PT Nine Koeln Indonesia bukan hasil kerja cepat tanpa fondasi. Koelnmesse dan AMARA Expo sudah menjalin kerja sama sejak penyelenggaraan Indonesia Dental Exhibition & Conference atau IDEC pada 2017.
Managing Director PT Nine Koeln Indonesia, Etty Anggraeni, menilai kerja sama sejak IDEC sudah membuktikan nilai kemitraan kedua pihak. Menurutnya, kolaborasi itu penting untuk menghadirkan platform berkualitas tinggi dan membuka lebih banyak peluang bagi pelaku bisnis Indonesia agar bisa terhubung secara global.
Sinergi tersebut juga melahirkan sejumlah kegiatan besar. Dua yang menonjol adalah interzum jakarta pada 2024 dan persiapan International Hardware Fair Indonesia yang dijadwalkan berlangsung pada 2025.
AMARA Expo menjadi penghubung pasar lokal
AMARA Expo, atau PT Amara Pameran Internasional, telah menjadi mitra penjualan resmi Koelnmesse di Indonesia sejak 2020. Hubungan yang terus berkembang itu kemudian mengarah pada keputusan membentuk perusahaan patungan secara permanen.
Managing Director sekaligus Presiden Regional APAC Koelnmesse, Mathias Kuepper, mengatakan kerja sama dengan AMARA Expo selama ini konsisten menghasilkan capaian yang memuaskan di berbagai kegiatan. Ia menambahkan bahwa berdirinya PT Nine Koeln Indonesia memperkuat komitmen jangka panjang Koelnmesse terhadap Indonesia.
Koelnmesse sendiri membawa pengalaman lebih dari seratus tahun sebagai penyelenggara pameran terkemuka dunia. Portofolionya mencakup sektor makanan, kesehatan gigi, furnitur, hingga manufaktur di berbagai negara.
Secara operasional, perusahaan asal Jerman itu kini menggelar sekitar 20 pameran dagang di kawasan Asia-Pasifik. Di level global, Koelnmesse mengelola lebih dari 80 pameran yang melibatkan sekitar 49.000 peserta dari 129 negara serta jutaan pengunjung setiap tahun.
Agenda besar yang mulai mengarah ke 2026
Jejak kemitraan ini diperkirakan makin terasa pada rangkaian pameran dagang berikutnya. Sejumlah acara penting dijadwalkan berlangsung serentak pada September 2026, termasuk interzum jakarta, International Hardware Fair Indonesia, IFFINA+ yang didukung oleh IMM Cologne, serta IFMAC WOODMAC.
Rangkaian itu memperlihatkan bahwa kerja sama Koelnmesse dan AMARA Expo tidak berhenti pada satu acara saja. Arah besarnya adalah membangun ekosistem pameran yang lebih luas, dengan dukungan pengalaman global Koelnmesse dan pemahaman pasar lokal AMARA Expo.