pelantar.id – Hanum Salsabiela Rais, putri pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais diperiksa Pengurus Wilayah Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Daerah Istimewa Yogyakarta. PDGI Yogyakarta akan menggelar sidang kode etik terhadap Hanum, terkait keterlibatannya dalam kasus penyebaran hoax Ratna Sarumpaet.

“Sidang kode etik berlangsung tertutup. Nanti saya beritahu kalau sudah sidang dan hasilnya,” kata anggota Majelis Kehormatan Etik Kedokteran Gigi (MKEKG) PDGI DIY, Iwan Dewanto, Jumat (19/10).

Menurut Iwan, sidang kode etik sudah dilimpahkan ke Pengurus Wilayah PDGI DIY. Alasannya, PDGI cabang Yogyakarta tak sanggup untuk penanangan kode etik terkait buntut kasus hoax penganiayaan Ratna Sarumpaet tersebut.

Baca Juga :

Iwan mengatakan, terdapat sejumlah sidang kode etik yang harus dilakukan. Dari sidang yang digelar tertutup nanti ada tatanannya sesuai kode etik yang dimiliki.

Baca Juga :   Eksotika Taman Nasional Baluran, Pas untuk Libur Lebaran

Iwan menjelaskan, sebenarnya tak ada aturan yang harus ditaati seorang dokter gigi dalam menggunakan media sosial (medsos). Namun, seorang dokter harus menjaga martabat profesi dalam medsos.

“Tidak ada aturan seorang dokter ngetweet lewat medsos namun kasus ini kan di kode etik (diatur) seorang dokter gigi harus mengutamankan martabat di dalam organisasi profesi. Itu yang nantinya akan diperdalam,” ujar Iwan yang juga Wakil Sekretaris Jendral PB PDGI ini.

Sebelum sidang kode etik dilaksanakan, Iwan enggan berspekulasi soal sanksi yang mungkin diterima Hanum. Namun, apabila di sidang etik Hanum terbukti melakukan pelanggaran, maka akan ada sanksi seperti pendidikan ulang atau bentuk hukuman lain yang menjadi konsekuensi Hanum.

Baca Juga :   Piala AFF 2018: Indonesia vs Timor Leste, Jangan Loyo Garuda

“Tapi tatanan itu juga ada beberapa prosedur yang harus kita lalui. Jadi kita punya beberapa hal termasuk pendidikan ulang, kita juga punya (sanksi) pembukuan NPA. Pada waktu tertentu dia harus pendidikan ulang karakter dan lain sebagainya,” ujarnya.

Hanum sebelumnya dilaporkan Syarikat 98 ke PB Persatuan Dokter Gigi Indonesia terkait dugaan pelanggaran kode etik kedokteran oleh Hanum Rais. Laporan ini terkait cuitan Hanum di media sosial terkait hoax Ratna Sarumpaet.

Selain Hanum, Amien Rais sendiri juga terseret kasus ini. Amien sudah menjalani pemeriksaan oleh kepolisian beberapa waktu lalu. Kemudian, sejumlah tokoh yang masuk dalam tim pemenangan pasangan calon presiden dan wakil presiden, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno juga diperiksa. Salah satunya adalah Nanik S Deyang.

 

 

Sumber : Viva.co.id