pelantar.id – Hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei pada Pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Rabu (27/6), menempatkan pasangan nomor urut 1 Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen mengalahkan pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Ganjar-Yasin diusung oleh PDIP, PPP, Partai NasDem dan Partai Demokrat sementara pasangan calon Sudirman-Ida diusung oleh PKS, Partai Gerindra, PKB dan PAN.

Lembaga survei Indo Barometer pada pukul 16.38 dengan data masuk 100 persen menunjukkan perolehan pasangan Ganjar-Yasin memperoleh 56,74 persen. Sedangkan pasangan Sudirman-Ida mendapat 43,26 persen suara.

Versi Lingkaran Survei Indonesia (LSI), dengan data masuk 96,75 persen suara pada pukul 17.50 WIB, pasangan Ganjar-Yasin mengumpulkan 58,17 suara dan pasangan Sudirman-Ida memperoleh 41,83 persen.

Baca Juga :   X-MOC Kepri dan Batam Resmi Mendapatkan Legalitas

Hitung cepat lembaga SMRC, pasangan Ganjar-Yasin unggul 58,57 persen suara atas pasangan Sudirman-Ida yang meraih 41,43 persen. Penghitungan tersebut berdasar data masuk ke SMRC mencapai 99,33 persen hingga pukul 16.30 WIB.

Hasil hitung cepat memiliki tingkat kepercayaan 99 persen. Angka tersebut bukan hasil penghitungan resmi. KPU akan melakukan rekapitulasi hasil suara hingga 9 Juli 2018. Hasil penghitungan resmi akan diumumkan KPU setelah rekapitulasi selesai.

Menanggapi hasil hitung cepat itu, Sudirman Said mengatakan, menyerahkan hasil akhir Pilgub Jateng 2018 kepada Tuhan. Menurutnya, masyarakat Jateng menginginkan pemimpin yang terbaik.

Ia menegaskan berlapang dada jika memang hasil akhir di KPU tak sesuai harapannya. “Saya selalu siap dengan hasilnya. Setiap kompetisi kan hanya ada satu pemenang,” katanya.

Baca Juga :   Pasien Corona Sembuh di Vietnam dan Kasus Corona Menurun di China

Adapun Ganjar mengaku akan mengajak pasangan Sudirman-Ida dan para pendukungnya untuk bersama-sama membangun Jateng. Ia mengajak masyarakat Jateng agar bersatu setelah pilkada ini, jangan terpecah-belah meski dukungan dan pilihannya berbeda.

“Apapun hasilnya, Jateng ini memang harus dibangun bersama-sama. Pilkada ini pestanya rakyat, mereka yang menentukan siapa yang akan memimpin, tentu dengan izin dan kuasa Allah SWT,” ujarnya.

Editor : Yuri B Trisna