Mesin pencuci piring bisa tetap bekerja dengan bantuan detergen racikan rumah jika stok produk jadi mulai menipis. Pilihan ini tergolong praktis karena bahan yang dipakai sederhana dan proses pembuatannya tidak rumit.
Racikan seperti ini juga kerap dipilih karena dapat membantu menekan pengeluaran rumah tangga. Selama bahan disimpan dengan benar, detergen buatan sendiri bahkan bisa bertahan berbulan-bulan.
Bahan yang biasanya dipakai
Dalam racikan detergen pencuci piring rumahan, ada beberapa bahan dengan fungsi berbeda. Washing soda menjadi bahan utama untuk membantu membersihkan dan mengangkat noda dari permukaan piring.
Boraks juga muncul sebagai salah satu bahan penting karena punya sifat pembersih. Dalam referensi yang digunakan, boraks disebut dapat membantu memutihkan, menghilangkan bau, melembutkan air sadah, dan mendisinfeksi.
Selain itu, asam sitrat dipakai sebagai pengganti fosfor dalam detergen. Bahan ini ikut membantu mengangkat kotoran, menghambat pertumbuhan jamur atau bakteri, serta mengikat mineral agar air menjadi lebih lunak.
Garam kosher berfungsi membantu tekstur campuran agar lebih mudah diproses. Untuk versi tablet, jus lemon bisa dipakai sebagai pengganti asam sitrat bubuk.
Peralatan yang perlu disiapkan
Pembuatan detergen ini tidak memerlukan alat yang banyak. Cukup siapkan gelas ukur, sendok takar, mangkuk pencampur, sendok kayu, dan wadah kedap udara.
Jika ingin membuat bentuk tablet, tambahan alat yang dibutuhkan hanya cetakan silikon kecil atau baki es batu. Peralatan sederhana ini sudah cukup untuk meracik detergen yang siap dipakai di mesin pencuci piring.
Racikan bubuk yang paling mudah dibuat
Dari beberapa bentuk yang ada, versi bubuk biasanya jadi opsi paling simpel. Semua bahan kering tinggal dicampur sampai rata, lalu disimpan dalam wadah yang rapat.
Takaran dasarnya terdiri dari 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir bubuk asam sitrat food-grade, dan 1/2 cangkir garam kosher. Setelah bahan tercampur merata, campuran langsung dipindahkan ke wadah kedap udara supaya tidak terkena lembap.
Penyimpanan yang rapat penting karena campuran bisa mengeras jika terkena udara atau kelembapan. Label petunjuk pemakaian juga disarankan agar penggunaan lebih mudah saat dibutuhkan.
Versi tablet untuk pemakaian lebih praktis
Kalau ingin bentuk yang lebih ringkas saat dipakai, detergen tablet bisa jadi pilihan. Bentuk ini cocok untuk pemakaian harian karena tinggal dimasukkan ke dispenser mesin pencuci piring.
Cara membuatnya dimulai dengan mencampurkan 1 cangkir washing soda, 1 cangkir boraks, 1/2 cangkir garam kosher, dan 3/4 cangkir jus lemon. Aduk sampai adonan bisa dipadatkan.
Setelah itu, ambil sekitar 1 sendok makan adonan lalu masukkan ke cetakan silikon kecil atau baki es batu. Tekan perlahan agar padat, kemudian biarkan mengering di udara terbuka sekitar 24 jam sampai keras.
Kalau sudah kering, tablet bisa dikeluarkan dan disimpan dalam wadah kedap udara. Ukuran cetakan perlu diperhatikan supaya tablet muat di dispenser detergen mesin.
Cara pakai dan batas yang perlu diperhatikan
Untuk versi bubuk, takaran yang dianjurkan adalah 1 sampai 2 sendok makan untuk satu muatan piring kotor. Bubuk sebaiknya dimasukkan ke dispenser tepat sebelum siklus mesin dimulai agar tidak keburu menggumpal.
Jika teksturnya mulai memadat, campuran masih bisa dilonggarkan dengan sendok kayu. Namun, gumpalan yang sudah keras sebaiknya tidak dipakai lagi karena berisiko tidak larut dengan baik dan bisa menyumbat mesin.
Pada versi tablet, cukup gunakan satu tablet untuk sekali pencucian. Tablet juga perlu dimasukkan ke dispenser sesaat sebelum mesin dijalankan.
Referensi juga menyarankan agar produksi tidak terlalu banyak sekaligus, dengan batas sekitar 3 cangkir. Alasannya, detergen rumahan tidak memiliki bahan anti-penggumpal seperti produk komersial, sehingga penyimpanan dalam jumlah besar bisa membuat teksturnya berubah lebih cepat.
Ada pula jenis peralatan makan yang sebaiknya tidak dicuci di mesin, terutama barang antik atau perak murni. Benda sensitif seperti itu tetap berisiko tergores atau rusak saat masuk ke mesin pencuci piring.





