RedMagic 11S Pro dan Pro+, Paket Gaming Lebih Kencang dengan Baterai Besar dan Harga Awal Mengejutkan

RedMagic kembali menunjukkan arah yang makin serius di kelas HP gaming lewat dua model barunya, RedMagic 11S Pro dan RedMagic 11S Pro+. Yang paling mencolok bukan cuma chipset flagship yang dipakai, tetapi juga cara pabrikan ini membedakan dua model tersebut lewat kapasitas baterai, kemampuan isi daya, dan pilihan memorinya.

Di pasar yang makin ramai, strategi seperti ini terasa penting karena tidak semua pemain butuh paket yang sama. RedMagic tampaknya sengaja menyiapkan satu model yang lebih fokus ke daya tahan, sementara model lain diarahkan ke pengisian lebih cepat dan konfigurasi yang lebih tinggi.

Performa dibuat lebih agresif

Kedua perangkat ini sama-sama memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5, tetapi RedMagic menaikkan clock speed chipset itu menjadi 4,74GHz. Angka ini setara dengan yang dipakai Samsung Galaxy S26 Ultra, sehingga seri 11S Pro diposisikan sebagai versi yang lebih kencang untuk beban berat.

Langkah itu membuat seri baru ini naik kelas dibanding RedMagic 11 Pro series sebelumnya. Generasi lama masih memakai Snapdragon 8 Elite Gen 5 versi reguler dengan clock speed 4,61GHz, jadi perbedaan performanya memang sengaja dibuat terasa.

Untuk mendukung kerja chipset, RedMagic membekali keduanya dengan RAM LPDDR5T dan penyimpanan UFS 4.1. RedMagic 11S Pro hadir dalam opsi 12/256GB, sedangkan RedMagic 11S Pro+ punya pilihan 12/256GB, 16/512GB, dan 16GB/1TB.

Di sisi gaming, ada chip tambahan Redcore R4 yang bertugas mengoptimalkan efek cahaya, kecepatan rendering, sentuhan, serta resolusi dan frame rate saat bermain. Kombinasi ini memperlihatkan bahwa RedMagic tidak hanya mengejar angka performa, tetapi juga pengalaman bermain yang lebih stabil.

Kontrol dan pendinginan ikut diperkuat

Sebagai HP gaming, dua model ini tetap membawa shoulder trigger dengan sensitivitas sentuh hingga 520Hz. Fitur ini penting untuk game yang menuntut respons cepat dan kontrol yang presisi.

RedMagic juga menyematkan sistem pendinginan berbasis cairan dan kipas internal di dalam bodi perangkat. Kipas itu bisa berputar hingga 24.000 rpm dengan tingkat kebisingan maksimal 30 dB, yang menunjukkan fokus besar pada kestabilan suhu saat sesi main panjang.

Layar dibuat bersih tanpa gangguan

Bagian depan RedMagic 11S Pro series tampil tanpa poni dan tanpa punch hole. Kamera swafoto 16MP ditempatkan di dalam layar, sehingga tampilan panel depan tetap bersih dan lebih luas saat dipakai bermain atau menonton.

Layarnya memakai panel BOE X10 berukuran 6,85 inci. Spesifikasinya mencakup resolusi 1216 x 2688 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan puncak 2000 nit.

Di belakang, tersedia dua kamera 50MP. Kamera utama punya bukaan f/1.88 dan OIS, sementara kamera ultrawide menggunakan bukaan f/2.0.

Baterai jadi pembeda paling jelas

Perbedaan paling nyata antara dua model ini ada di baterai dan pengisian daya. RedMagic 11S Pro membawa baterai 8000 mAh dengan dukungan pengisian 80W lewat USB Type C.

Sementara itu, RedMagic 11S Pro+ memakai baterai 7500 mAh, tetapi menawarkan pengisian 120W lewat USB Type C dan 80W secara nirkabel. Keduanya sama-sama mendukung bypass charging, fitur yang berguna saat perangkat dipakai sambil tetap terhubung ke pengisi daya.

Harga awal dan varian di China

Di China, RedMagic 11S Pro dijual mulai 5.499 yuan atau sekitar Rp14,3 juta untuk varian 12/256GB. RedMagic 11S Pro+ dibanderol mulai 6.199 yuan atau sekitar Rp16,1 juta untuk 12/256GB.

Untuk model Pro+, ada juga varian 16/512GB seharga 6.999 yuan atau sekitar Rp18,2 juta, lalu 16GB/1TB dengan harga 7.999 yuan atau sekitar Rp20,8 juta. Pilihan warnanya hanya hitam dan perak.

Keduanya turut dibekali audio jack 3,5 mm, speaker stereo, pemindai sidik jari ultrasonik di dalam layar, dan sertifikasi IPX8. Hingga saat ini, belum ada informasi apakah RedMagic 11S Pro series akan hadir di pasar global, tetapi komposisi fiturnya sudah jelas ditujukan untuk pengguna yang mengejar performa gaming setinggi mungkin.

Source: www.idntimes.com
Exit mobile version