Kecepatan Veda Ega Pratama di Jerez menjadi salah satu sorotan terbesar di Moto3, karena ia bukan hanya bersaing ketat di grup depan, tetapi juga mencatat top speed tertinggi dalam balapan tersebut. Pembalap Indonesia itu mencapai 222,2 km per jam dan tercatat sebagai yang tercepat berdasarkan data resmi MotoGP.
Hasil itu terasa makin menonjol karena Veda memulai balapan dari posisi ke-17. Dari grid yang cukup jauh, ia mampu menyelesaikan GP Spanyol di posisi keenam dengan catatan waktu 33 menit 29,064 detik.
Lonjakan dari belakang ke papan atas
Balapan Veda berjalan agresif sejak lap awal. Ia langsung naik ke posisi ke-14 pada putaran pertama, lalu menyalip tiga pembalap sekaligus di lap kedua untuk masuk 10 besar.
Setelah itu, pembalap asal Gunungkidul, DI Yogyakarta, sempat membayangi Hakim Danish yang juga dikenal sebagai rivalnya sejak Red Bull Rookies Cup. Meski kemudian turun ke posisi ke-11, Veda masih mampu kembali ke 10 besar dan bahkan sempat ikut bersaing di kelompok lima besar menjelang akhir lomba.
Kecepatan puncak yang memecahkan rekor lintasan
Catatan 222,2 km per jam bukan hanya membuat Veda paling cepat di balapan Jerez, tetapi juga memecahkan rekor top speed lintasan. Data resmi MotoGP menunjukkan kecepatannya konsisten berada di rentang 219,0 hingga 222,2 km per jam sepanjang balapan bersama Honda NSF250RW.
Angka itu melampaui Eddie O’Shea dan Adrian Cruces yang sama-sama mencatat 221,7 km per jam. Veda juga menyalip rekor sebelumnya di Jerez yang dipegang Daniel Holgado pada 2024 dan Adrian Fernandez pada 2025, masing-masing dengan 221,3 km per jam.
Finis keenam dan dampaknya bagi klasemen
Persaingan rapat di lap terakhir membuat Veda kehilangan posisi kelima tepat sebelum garis finis. Meski begitu, finis keenam tetap menjadi hasil penting karena menunjukkan kemampuan naik posisi dari start yang jauh di belakang.
Tambahan poin dari hasil ini membawa Veda ke peringkat keenam klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi 37 poin. Posisi tersebut juga membuka peluang baginya untuk ikut bersaing dalam perebutan gelar pendatang baru terbaik atau Rookie of the Year musim ini.
Modal penting untuk seri berikutnya
Performa di Jerez memberi gambaran bahwa Veda tidak hanya cepat dalam satu momen, tetapi juga stabil di lintasan cepat. Rentang kecepatannya yang konsisten di atas 219 km per jam menegaskan daya saingnya saat bertarung di trek seperti Jerez.
Dengan kecepatan puncak, kemampuan menyalip, dan ketahanan dalam duel langsung, Veda membawa modal kuat untuk seri-seri selanjutnya. Namanya pun semakin layak diperhitungkan di Moto3 musim ini.
Source: www.beritasatu.com