Pelantar.id – Jackson Oswalt remaja yang luar biasa brilian. Remaja asal asal Memphis, Tennessee, Amerika Serikat(AS) ini berhasil membangun nuklir mini yang diletakkan di ruang bermain di rumahnya.

Oswalt yang baru berusia 14 tahun tersebut dijuluki sebagai insinyur nuklir termuda seperti dikutip dari Science Alert. Dia mulai membangun reaktor nuklir mandirinya sejak berusia 12 tahun.

Oswalt mematangkan risetnya selama setahun. Pada 19 Januari 2018, beberapa jam saja sebelum ulang tahunnya ke-13, Oswalt melaporkan misinya telah tercapai.

Menggunakan listrik dengan daya 50 ribu volt, Oswalt mampu memadukan dua atom gas deuterium. Dia dilaporkan berhasil menggabungkan inti atom di reaktor plasmanya.

Kelompok penghobi nuklir, The Open Source Fusor Research Consortium, baru-baru menganugerahi Oswalt penghargaan.

Baca Juga :   Harapan Surplus Waktu dan Kutukan Penyakit Tak Bisa Tidur

Selain berhasil menciptakan reaktor, Oswalt juga menghasilkan plasma dari fusi nuklir. Kondisi ini membuat atom yang diproses tak hancur.

Dia sempat melakukan sejumlah uji coba tingkat lanjut selama beberapa bulan. Hasil yang didapat membuat Oswalt semakin yakin dia berhasil memadukan inti atom.

“Bagi mereka yang tidak pernah melihat unggahan saya belakangan, ini akan menjadi kejutan besar, saya bahkan percaya saya telah mencapai tahap penggabungan,” tulis Oswalt di laman forum Fusor.net.

” Namun, selama sebulan terakhir saya telah membuat banyak kemajuan dari perbaikan kebocoran besar di sistem saya. Saya tahu, saya telah memiliki jawaban yang saya yakini sangat layak,” lanjut dia.

Baca Juga :   Sempat Membaik, Wali Kota Tanjungpinang Meninggal karena COVID-19

sumber: liputan6.com