Rentang harga mobil listrik di Indonesia pada Mei 2026 makin lebar, dan yang paling terasa justru ada di ujung atas. Xpeng X9 Long Range Pro kini tembus Rp1,169 miliar, sementara deretan model premium lain juga ikut menegaskan bahwa pasar EV tidak lagi berhenti di kelas menengah.
Di saat yang sama, kelas Rp200 jutaan tetap jadi titik paling ramai. Area harga ini dipenuhi banyak pilihan dari berbagai merek, sehingga konsumen masih punya ruang banding yang sangat padat sebelum naik ke kelas di atasnya.
Harga naik di banyak lini
Pergerakan harga tidak cuma menyentuh model mahal. Hyptec HT Premium naik dari Rp691 juta menjadi Rp735 juta, lalu Aion V Luxury ikut bergerak dari Rp489 juta ke Rp530 juta.
Changan Lumin juga naik dari Rp178 juta ke Rp205 juta. Perubahan ini menunjukkan batas antarsegmen EV makin jelas, terutama ketika pasar mulai terbagi dari entry-level sampai premium.
Segmen paling padat masih Rp200 jutaan
Meski ada kenaikan di beberapa model, harga di bawah Rp300 juta tetap paling ramai. VinFast VF 3 dengan skema sewa baterai masih menjadi yang termurah di Rp152 juta, disusul BYD Atto 1 Dynamic di Rp199 juta.
Pilihan lain di kisaran ini juga banyak. Wuling Air EV Lite Standard Range dipasarkan Rp214 juta, BYD Atto 1 Premium Rp235 juta, dan Geely EX2 Pro Rp239,9 juta.
VinFast menambah opsi lewat VF 3 reguler di Rp192,28 juta. Ada juga VF 5 sewa baterai di Rp212 juta serta VF 5 reguler di Rp272,35 juta, sehingga persaingan di kelas sensitif harga ini tetap padat.
Kelas menengah masih aktif
Di bawah Rp500 juta, pasar juga belum sepi. Aion UT Standard tercatat Rp325 juta, Aion Y Plus Exclusive Rp419 juta, dan Geely EX5 Pro berada di Rp465 juta.
BYD mengisi banyak titik harga di rentang ini. Model yang masuk daftar antara lain Dolphin Dynamic Rp369 juta, M6 Standard Rp383 juta, Atto 3 Advanced Rp415 juta, dan Sealion 7 Premium Rp629 juta.
Chery pun membawa beberapa model ke kelas menengah dan atas. Omoda E5 Pure berada di Rp379,9 juta, sedangkan J6 iWD Phantom Edition tercatat Rp675,5 juta.
Pasar premium makin panjang daftarnya
Di kelas lebih mahal, Hyundai menawarkan Ioniq 5 Prime Standard Range Rp809 juta dan Ioniq 6 Signature Rp1,237 miliar. BMW juga masih hadir lewat iX1 eDrive20 M Sport Rp1,379 miliar dan i7 xDrive60 Rp3,429 miliar untuk NIK 2024–2025.
Daftar model mahal tidak berhenti di situ. Denza D9 dibanderol Rp950 juta, Toyota bZ4X Rp799 juta, VW ID. Buzz Rp1,495 miliar, Mazda MX-30 Rp860 juta, dan Kia EV9 GT-Line Rp1,985 miliar.
Kondisi ini membuat pasar EV Indonesia terlihat makin berlapis. Konsumen kini berhadapan dengan pilihan yang jauh lebih banyak, mulai dari bawah Rp200 juta sampai menembus Rp3 miliar, dengan kelas Rp200 jutaan tetap menjadi pusat perhatian utama.