Bagian paling menonjol dari Yamaha Axis Z 2026 justru ada pada kemampuannya menyimpan banyak barang tanpa membuat bodi terasa besar. Skutik komuter ini membawa bagasi bawah jok sekitar 37,5 liter, ukuran yang tergolong lega untuk kebutuhan harian di kota.
Ruang simpan itu membuat Axis Z 2026 terasa praktis untuk membawa helm, jas hujan, barang pribadi, sampai belanja kecil. Di saat yang sama, motor ini tetap diposisikan sebagai skutik ringan yang mudah dipakai untuk aktivitas harian seperti berangkat kerja, sekolah, atau sekadar bergerak di tengah lalu lintas padat.
Yamaha memang menempatkan Axis Z sebagai kendaraan perkotaan yang mengutamakan kepraktisan. Ukurannya dibuat kompak dengan panjang 1.790 mm, lebar 685 mm, dan tinggi 1.145 mm, sehingga lebih mudah diajak bermanuver di jalan sempit maupun saat parkir di ruang terbatas.
Bobotnya juga hanya 100 kg, dan itu ikut membantu karakter handling yang ringan. Jarak sumbu roda 1.275 mm serta tinggi jok 770 mm membuat posisi berkendara terasa lebih ramah untuk berbagai pengendara, termasuk pengguna pemula.
Di balik bodinya yang ringkas, Axis Z 2026 memakai mesin BLUE CORE 124 cc. Mesin empat langkah ini mengusung konfigurasi SOHC, dua katup, satu silinder, dan berpendingin udara.
Tenaga yang dihasilkan berada di angka 8,3 dk pada 7.000 rpm, sedangkan torsinya 9,8 Nm pada 5.000 rpm. Tenaga tersebut disalurkan lewat transmisi otomatis CVT V-Belt, dengan fokus utama pada kenyamanan dan efisiensi, bukan akselerasi agresif.
Karakter itulah yang membuat Axis Z cocok untuk komuter harian. Yamaha mengarahkannya ke pengguna yang ingin motor halus, praktis, dan hemat bahan bakar saat dipakai terus-menerus di jalan kota.
Salah satu alasan konsumsi bahan bakarnya disebut sangat irit adalah penggunaan mesin BLUE CORE yang diklaim mampu mencapai 51,9 km per liter. Dengan tangki 5,5 liter, skutik ini memang tidak membawa kapasitas besar, tetapi kombinasi tersebut tetap dinilai memadai untuk kebutuhan harian.
Pembaruan yang dilakukan sejak 2022 juga membawa Smart Motor Generator atau SMG. Sistem ini menggabungkan starter dan generator dalam satu unit, sehingga mesin bisa menyala lebih senyap dan terasa lebih halus, sekaligus mendukung standar emisi Jepang.
Untuk urusan pengereman, Yamaha memakai Unified Brake System agar distribusi pengereman antara roda depan dan belakang lebih seimbang. Sistem itu dipadukan dengan cakram hidrolik dan ban 100/90-10 di kedua roda.
Dari sisi tampilan, Yamaha Axis Z 2026 hadir dengan tambahan tiga warna baru, yaitu Bluish White Pearl 1, Matte Dull Purplish Blue Metallic 2, dan Dark Bluish Gray Metallic 8. Warna Black Metallic X tetap tersedia, sehingga total pilihan warna di pasar Jepang menjadi empat.
Di Jepang, Yamaha membanderol Axis Z 2026 dengan harga 292.600 yen atau sekitar Rp32 jutaan. Dengan bodi ringkas, bobot ringan, bagasi besar, mesin 124 cc yang efisien, serta sistem pengereman terintegrasi, skutik ini tetap menguatkan posisinya sebagai kendaraan harian yang praktis dan ekonomis.
Source: voi.id




