Rp15,5 Juta Cukup Bawa Pulang Polytron Fox 350, Jarak Tempuhnya Bisa Tembus 136 Km

Polytron Fox 350 datang dengan pendekatan yang cukup menarik untuk calon pembeli motor listrik. Biaya masuknya dibuat ringan lewat skema sewa baterai mulai Rp15,5 juta, sementara daya jelajahnya diklaim bisa mencapai 136 kilometer.

Pilihan ini membuat Fox 350 langsung menempati posisi penting di keluarga Fox Series. Model ini hadir sebagai penerus Fox R, yang sebelumnya menjadi tulang punggung penjualan dan menyumbang porsi terbesar di lini tersebut.

Dua skema pembelian yang disiapkan

Polytron menawarkan dua cara memiliki Fox 350. Opsi pertama memakai skema sewa baterai dengan harga motor sekitar Rp15,5 juta dan biaya sewa baterai sekitar Rp200 ribu per bulan.

Opsi kedua adalah membeli unit sekaligus dengan baterai. Pada skema ini, harga berada di kisaran Rp27,5 juta setelah subsidi dari Polytron.

Strategi itu memberi ruang bagi konsumen yang ingin menekan biaya awal. Di saat yang sama, pembeli tetap punya pilihan untuk langsung memiliki motor beserta baterainya.

Jarak tempuh jadi nilai jual utama

Salah satu daya tarik terbesar Fox 350 ada pada efisiensinya. Dalam pengujian mode D dengan kecepatan konstan sekitar 50 km/jam, motor ini mampu menempuh 136 kilometer dan masih menyisakan baterai 4 persen.

Angka itu membuat klaim jarak tempuh 135 kilometer terasa masuk akal. Untuk pemakaian harian, jarak seperti ini memberi rasa aman karena motor tidak cepat habis saat dipakai beraktivitas.

Saat digunakan lebih agresif di mode S, jaraknya tetap tercatat sekitar 92,7 kilometer. Mode sport itu juga otomatis berubah ke mode D saat baterai tersisa 20 persen untuk menjaga efisiensi energi.

Performa dibuat lebih halus

Secara teknis, Fox 350 masih mengandalkan motor listrik 3 kW. Tenaga puncaknya mencapai 6,4 kW, torsinya 187 Nm, dan kecepatan maksimalnya diklaim menyentuh 95 km/jam.

Polytron juga memberi sejumlah pembaruan pada karakter berkendaranya. Salah satu yang paling terasa adalah akselerasi awal yang dibuat lebih halus dan linear.

Penyempurnaan ini menjawab karakter Fox R generasi sebelumnya yang sempat terasa memiliki jeda sebelum tenaga muncul lebih mendadak. Di lalu lintas padat, karakter seperti ini biasanya lebih mudah diatur dan terasa nyaman saat stop and go.

Fitur harian dibuat lebih praktis

Dari sisi perlengkapan, Fox 350 cukup lengkap untuk kelasnya. Motor ini sudah dibekali hill start assist, cruise control, mode mundur, serta sistem keyless yang terhubung dengan remote dan aplikasi smartphone.

Pengguna juga tetap bisa menyalakan motor lewat aplikasi ketika remote tertinggal. Fitur seperti ini jelas membantu pemakaian harian, terutama untuk kebutuhan di dalam kota.

Polytron turut menambahkan regenerative brake. Fitur ini membantu mengisi ulang baterai saat motor melambat atau mengerem, sehingga penggunaan energi jadi lebih efisien.

Baterai, pengisian, dan kenyamanan berkendara

Fox 350 memakai baterai lithium iron phosphate atau LFP. Jenis baterai ini dikenal lebih aman dan tahan lama, dua hal yang penting di pasar kendaraan listrik.

Untuk pengisian daya normal, waktu yang dibutuhkan berkisar 4 sampai 5 jam dengan charger bawaan. Polytron juga menyediakan opsi fast charging seharga Rp2,7 juta yang diklaim dapat menambah jarak tempuh hingga 10 kilometer hanya dalam 10 menit.

Di bagian posisi berkendara, Polytron mengubah area dek kaki agar terasa lebih santai dan mendekati karakter skutik premium. Meski begitu, posisi kaki masih terasa agak lebar karena ada rumah baterai di bagian tengah.

Dari sisi pengendalian, Fox 350 disebut terasa ringan dan lincah. Peleg depan yang lebih kecil juga membuat manuver terasa lebih natural.

Fox R jadi pembanding yang sulit diabaikan

Sorotan terhadap Fox 350 ikut besar karena Fox R sebelumnya sudah terbukti dominan di keluarga Fox Series. Berdasarkan ulasan kanal YouTube Otomotif TV, total penjualan seluruh seri Fox sejak 2023 disebut mencapai sekitar 40 ribu unit, dan sekitar 70 persen di antaranya berasal dari Fox R.

Modal itu membuat Fox 350 membawa beban ekspektasi yang tidak kecil. Di sisi lain, Polytron tampaknya mencoba mempertahankan minat pasar lewat harga awal yang lebih ringan dan jarak tempuh yang tetap panjang.

Masih ada catatan di bagian kaki-kaki dan finishing

Meski punya banyak nilai jual, Fox 350 belum lepas dari kritik. Suspensi depan dan belakang dinilai terlalu empuk sehingga mudah mentok saat melewati polisi tidur atau jalan rusak.

Kualitas finishing beberapa bagian bodi juga masih disorot. Masih ditemukan celah panel yang kurang rapi, termasuk laci penyimpanan yang kadang bisa terbuka sendiri saat motor melewati jalan bergelombang.

Catatan itu menunjukkan Fox 350 belum sepenuhnya sempurna di sisi build quality. Namun dengan harga mulai Rp15,5 juta, fitur yang lengkap, dan jarak tempuh yang realistis di atas 100 kilometer, model ini tetap jadi salah satu opsi motor listrik yang paling menarik di pasar saat ini.

Baca Juga

Back to top button