pelantar.id – Kerusuhan pecah di Rumah Tahanan (Rutan) Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Selasa (8/5) malam. Informasinya, terjadi bentrok antara petugas dan sejumlah tahanan yang mengamuk di Blok C.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Mohammad Iqbal mengatakan, kerusuhan terjadi karena ada insiden yang melibatkan tahanan dan petugas di lokasi. Saat ini, Rutan Mako Brimob dijaga ketat oleh aparat. Wartawan pun dilarang untuk masuk ke dalam kompleks Mako Brimob.

“Memang betul ada insiden dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan kepolisian setempat,” ujarnya.

Kasus ini masih diselidiki petugas, belum diketahui penyebab insiden antara petugas dan tahanan tersebut. Apakah kerusuhan terjadi di sel tahanan teroris?, Iqbal belum mau memberi jawaban.

Baca Juga :   Gaji PNS Naik Lima Persen dan Kepentingan Politis Jokowi

“Ini masih diselidiki. Saya baru menuju ke sana,” kata dia.

Baca Juga : Lima Polisi Gugur Dibacok, Satu Masih Disandera Napi

Mako Brimob Kelapa Dua selama ini menjadi tempat tahanan bagi para tersangka hingga napi teroris. Ketatnya pengamanan di area rutan ini menjadi salah satu pertimbangan beberapa napi ditempatkan di sana.

Kerusuhan juga pernah terjadi di tempat ini, pertengahan November 2017. Pemicunya saat itu, tahanan teroris mengamuk setelah tertangkap memiliki telepon seluler ketika petugas melakukan razia dalam sel tahanan.

Meski cepat ditangani, namun kasus tersebut sempat menyedot perhatian publik Indonesia lantaran banyaknya versi penyebab kerusuhan yang beredar di masyarakat.