Samsung Perkenalkan Tiga Perangkat Dapur Cerdas, Desain Rapi Bertemu AI untuk Rumah Modern

Samsung kembali mendorong konsep dapur modern dengan menghadirkan tiga perangkat baru yang menekankan tampilan rapi dan fungsi cerdas. Tiga produk itu adalah Bespoke AI Single 1-Door Fridge & Freezer, Bespoke AI Dishwasher, dan Extractor Induction Hob, yang sama-sama terhubung ke ekosistem rumah pintar.

Kehadiran tiga perangkat ini menunjukkan bahwa dapur kini tidak hanya dipandang sebagai ruang memasak, tetapi juga sebagai area yang perlu efisien, tenang secara visual, dan mudah diatur lewat otomasi. Samsung memadukan desain minimalis dengan teknologi berbasis AI agar perangkat bisa menyatu dengan interior rumah sekaligus menyesuaikan cara pakai sehari-hari.

Kulkas yang bisa menyesuaikan kebutuhan rumah

Bespoke AI Single 1-Door Fridge & Freezer menjadi salah satu perangkat yang paling fleksibel di lini ini. Dua unit dapat dipasangkan untuk dipakai sebagai kulkas atau freezer, tetapi masing-masing unit juga tetap bisa bekerja sendiri tanpa tergantung pada pasangannya.

Samsung membekali perangkat ini dengan pintu yang bisa terbuka lewat satu sentuhan melalui fitur Auto Open Door. Bagian depannya dibuat rata tanpa gagang, sehingga tampilannya lebih bersih dan lebih mudah menyatu dengan kabinet dapur.

Fitur lain yang ikut menunjang kenyamanan adalah sensor cahaya untuk menyesuaikan tingkat kecerahan secara otomatis. Di sisi pengelolaan suhu, teknologi AI Precise Cooling bisa mengatur siklus pencairan bunga es lewat aplikasi SmartThings berdasarkan pola penggunaan.

Samsung menjelaskan bahwa defrost dapat dijadwalkan saat aktivitas rendah, misalnya pada malam hari. Cara ini ditujukan agar suhu tetap stabil dan kesegaran, rasa, serta tekstur makanan tidak cepat berubah.

Perangkat ini juga memakai Metal Cooling untuk membantu menjaga udara dingin lebih efektif. Material logam penuh pada dinding belakang dan permukaan pintu membantu suhu pulih lebih cepat setelah pintu dibuka, sesuatu yang penting untuk dapur yang sering dipakai.

Mesin pencuci piring yang membaca beban kerja secara otomatis

Di kategori pencucian, Samsung menghadirkan Bespoke AI Dishwasher dengan beberapa tingkat efisiensi, termasuk A-20%, A-10%, A, dan B di Eropa. Untuk model di bawah grade A, Samsung menggunakan Active Fan Dry agar proses pengeringan tetap efisien.

Sistem Active Fan Dry bekerja dengan meningkatkan sirkulasi udara di dalam mesin dan menurunkan suhu air bilasan. Samsung menyebut pendekatan ini membantu menekan konsumsi energi tanpa mengurangi fungsi utama pencucian.

Fitur AI Wash menjadi inti dari perangkat ini. Sensor kekeruhan dan algoritma machine learning digunakan untuk membaca sisa makanan pada setiap tahap pencucian, lalu menyesuaikan durasi pencucian dan pembilasan secara otomatis.

Samsung mengatakan fitur tersebut dapat menghilangkan kebutuhan pre-rinse. Bagi pengguna, hal ini membuat proses mencuci piring jadi lebih praktis tanpa harus banyak intervensi manual.

Ruang tambahan untuk alat makan dan gelas

Samsung juga menambahkan rak ketiga dengan zona khusus untuk alat makan, peralatan dapur, dan gelas minum. Area untuk drinkware bisa menampung hingga enam cangkir dan memakai nozzle berputar agar pembersihan lebih efektif.

Susunan ini memberi ruang lebih lega di rak bawah dan membantu penataan beban di dalam mesin menjadi lebih efisien. Pilihan desainnya pun dibuat fleksibel, karena perangkat tersedia dalam versi fully built-in, freestanding, semi built-in, dan built-under.

Kompor induksi dan penghisap udara dalam satu unit

Sementara itu, Extractor Induction Hob menggabungkan kompor induksi dan extractor hood dalam satu perangkat. Konsep ini ditujukan terutama untuk dapur terbuka, ketika pemasangan cooker hood konvensional tidak lagi terasa praktis.

Samsung menyatakan performanya setara dengan kompor dan hood terpisah. Di dalam satu unit yang lebih ringkas, pengguna tetap mendapat ruang memasak yang luas berkat Flex Zone Plus.

Lewat area tersebut, beberapa panci dan wajan dengan ukuran berbeda bisa diletakkan pada satu permukaan yang sama. Bagian atasnya memakai Anti-Scratch Glass dengan tingkat kekerasan Mohs 8, lapisan superhidrofobik untuk mengurangi residu, serta finishing matte agar tampak lebih bersih saat dipakai sehari-hari.

Pada bagian extractor, daya hisap mencapai 720 m³/h pada mode Boost. Samsung juga menyebut perangkat ini memperoleh efisiensi energi A+ sambil tetap efektif mengurangi bau, asap, dan uap saat memasak.

Fokus pada perawatan yang lebih ringan

Samsung menambahkan Easy Clean Grease Filter yang aman dicuci di dishwasher. Filter stainless steel diklaim mampu menangkap hingga 95% lemak dan minyak, sementara filter arang terintegrasi membantu mengurangi bau serta gas.

Perpaduan desain, efisiensi, dan kecerdasan buatan ini menunjukkan arah baru Samsung di dapur premium. Hyoung Min Park, Vice President and Head of the Customer Experience Team di divisi Digital Appliances Samsung, mengatakan jajaran baru tersebut memperkuat posisi Samsung lewat desain yang menyatu dan kecerdasan yang fungsional, termasuk pendinginan berbasis AI, pencucian adaptif, dan sistem ekstraksi terintegrasi yang dirancang mengikuti pola penggunaan nyata di rumah.

Source: www.sammobile.com

Baca Juga

Back to top button