Samsung tampaknya tidak lagi menempatkan baterai besar sebagai pengorbanan untuk bodi yang makin tipis. Pada Galaxy Z Fold8, arah itu justru terlihat sebaliknya, karena perangkat ini dikabarkan membawa baterai 5.000 mAh, pengisian 45 watt, dan desain yang lebih ramping daripada pendahulunya.
Perubahan itu membuat Fold8 muncul sebagai model yang paling serius di lini lipat berikutnya. Di saat yang sama, Samsung juga disebut menyiapkan Fold8 Wide dengan pendekatan berbeda, yakni lebih ringkas, lebih sederhana, dan diarahkan sebagai opsi yang lebih murah.
Bodi menipis, daya justru naik
Galaxy Z Fold8 disebut bakal hadir dengan ketebalan 4,1 milimeter dan bobot 210 gram. Angka itu membuatnya lebih tipis dan lebih ringan dibanding Galaxy Z Fold7, tetapi kapasitas baterainya malah naik sekitar 14 persen menjadi 5.000 mAh.
Peningkatan lain datang dari sisi pengisian daya. Jika generasi sebelumnya berhenti di 25 watt, Fold8 dikabarkan melonjak ke 45 watt.
Performa dan kamera ikut disiapkan lebih serius
Di dalam perangkat, Samsung disebut akan memakai Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5. Chip ini menempatkan Fold8 sebagai model premium yang tidak hanya mengandalkan desain tipis, tetapi juga tenaga kelas atas.
Sektor kamera tampaknya masih mempertahankan beberapa ciri utama. Sensor utama 200 MP dikabarkan tetap dipakai, sementara kamera ultra-wide 50 MP disebut mendapat peningkatan.
Untuk kamera depan, susunannya masih terlihat sama. Dua kamera selfie 10 MP disebut tetap hadir, sedangkan detail untuk kamera telefoto belum dijelaskan dalam laporan tersebut.
Fold8 Wide ambil jalur yang lebih sederhana
Berbeda dari model utama, Galaxy Z Fold8 Wide diposisikan sebagai varian yang lebih kompak. Perangkat ini juga disebut membawa harga yang lebih terjangkau, meski angka pastinya belum diketahui.
Spesifikasinya dibuat lebih sederhana. Fold8 Wide disebut memakai kamera utama 50 MP dan kamera ultra-wide 50 MP, tetapi tidak dibekali kamera telefoto.
Dari sisi daya, kapasitas baterainya berada sedikit di bawah Fold8 standar, yakni 4.800 mAh. Meski begitu, kecepatan isi ulangnya tetap mendukung hingga 45 watt, sehingga tidak tertinggal jauh dalam urusan pengisian cepat.
Layar dan bobot jadi pembeda lain
Fold8 Wide juga dikabarkan mengusung panel 7,6 inci dengan format 4:3. Bobotnya diperkirakan sekitar 200 gram, sehingga tetap masuk kategori ponsel lipat yang relatif ringan.
Pemisahan karakter antara dua model ini terlihat cukup jelas. Fold8 standar disiapkan sebagai perangkat paling lengkap, sedangkan Fold8 Wide menonjol lewat bentuk yang lebih ringkas dan konfigurasi yang lebih sederhana.
Sampai saat ini, detail yang beredar memang baru mencakup sebagian spesifikasi. Harga keduanya juga belum terungkap, jadi posisi masing-masing model di pasar masih belum bisa dibaca dengan pasti.
Meski begitu, bocoran yang muncul sudah memberi gambaran bahwa Samsung ingin membagi lini Fold8 ke dua arah yang berbeda. Satu model mengejar paket paling lengkap dengan baterai lebih besar dan pengisian lebih cepat, sementara model satunya menekankan ukuran lebih kecil, bobot lebih rendah, dan susunan fitur yang lebih sederhana.
Source: www.notebookcheck.net