Pelantar.id – Peringatan Hari Ibu selama ini sudah biasa kita dengar. Perayaan Hari Ibu jatuh pada tanggal 22 Desember. Melihat sejarahnya perayaan Hari Ibu memang sudah lama dinasionalkan.

Bagaimana dengan Hari Ayah? Berbeda dengan Hari Ibu, Hari Ayah baru beberapa tahun ini dideklarasikan. Hari Ayah akhirnya dirayakan pada tangal 12 November. Google pun ikut merayakan Hari Ayah di Indonesia lewat layanan Doodle.

Memang, perayaan Hari Ayah di Indonesia belum sepopuler Hari Ibu. Perayaan yang juga bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional.

Padahal kalau melihat negara-negara lain, misalnya di Amerika, perayaan Hari Ayah justru sudah lama dirayakan atau sudah ratusan tahun. Di Amerika perayaan Hari Ayah dilakukan sejak Juni 1910 di negara bagian Washington. Sementara di Eropa perayaan Hari Ayah dirayakan setiap tanggal 19 Maret.

Baca Juga :   Gabungan Organisasi Jurnalis di Batam Sayangkan Tindakan Represif Aparat

Negara lainya seperti Kanada, Jerman, Italia, Jepang, Belanda, Turki, Pakistan, Malaysia, Singapura, Taiwan, Filipina, dan Hongkong dalam Hari Ayah atau Father’s Day dirayakan pada hari Minggu di pekan ke tiga bulan Juni, dan dirayakan hampir di seluruh dunia yang dimulai pada awal abad ke-12.

Bagaimana di Indonesia? Perayaan Hari Ayah di Indonesia tidak begitu saja diterima. Peringatan hari Ayah di Indonesia sempat menuai kontroversi. Bahkan, para pemrakarsa Hari Ayah Nasional ini tidak datang dari kaum ayah melainkan diperjuangkan oleh para kaum ibu.

Dilansir dari laman resminya, kemendikbud.go.id, Senin (12/11/18), perayaan Hari Ayah berawal dari prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agam, juga budaya tahun 2006 silam, bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP).

Baca Juga :   Karimun Kini Punya Kampung Tertib Lalu Lintas, Dilengkapi Fasilitas Praktik Bikin SIM

Pada 2014 PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo, Jawa Tengah, dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Di acara tersebut muncul inisatif untuk membuat peringatan Hari Ayah.

PPIP mencoba memperjuangkan peringatan tersebut dengan menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia di Surakarta dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional.

Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di empat penjuru Indonesia, yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. Sejak saat itulah, tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.

Dalam keluarga, ke dua orang tua merupakan sosok yang paling penting. Tidak ibu saja tetapi ayah nyatanya juga berperan. Dalam pandangan kita bahwa ayah lekat sebagai kepala keluarga, yang mencari nafkah. Namun lebih dari itu sebenarnya peran ayah tak jauh berbeda dengan peran istri, bertanggung jawab pada keluarganya. Jadi tak ada salahnya memberikan penghargaan ke pada Ayah bukan?

Baca Juga :   Mengapa Tahun Baru Dirayakan pada 1 Januari?

==========
dari berbagai sumber

foto: vemale.com