Serapan Jagung Polres Kediri Tembus Peringkat Dua Di Jatim, Petani Ikut Diuntungkan

Bagi petani jagung di Kabupaten Kediri, penghargaan yang diterima Polres Kediri ini bukan sekadar seremonial. Capaian penyerapan jagung ke Bulog yang menempatkan Polres Kediri di posisi kedua se-Jawa Timur ikut memberi sinyal bahwa hasil panen petani punya jalur serapan yang lebih jelas.

Penghargaan itu diberikan di Gedung Graha Sativa Bulog Jatim, Surabaya, dan diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak. Kapolres Kediri AKBP Bramastyo Priaji menerima piagam tersebut bersama Polres Ponorogo dan Polres Tulungagung.

Kolaborasi yang ikut jaga harga

Capaian Polres Kediri lahir dari kerja bersama kepolisian, pemerintah daerah, Bulog, dan kelompok tani. Sinergi ini berperan dalam pengadaan pangan, penyerapan jagung petani, serta penyaluran program Stabilitas Pasokan dan Harga Pangan atau SPHP di Jawa Timur.

Program SPHP sendiri menjadi salah satu instrumen untuk menjaga kestabilan harga pangan. Di saat yang sama, penyerapan jagung diarahkan agar hasil panen petani memiliki nilai jual yang lebih terjaga dan tidak mudah tertekan oleh kondisi pasar.

Polisi tidak hanya urus keamanan

Bramastyo menegaskan bahwa dukungan terhadap ketahanan pangan bukan kegiatan yang berdiri sendiri atau sekadar formalitas. Menurut dia, ketahanan pangan berkaitan langsung dengan stabilitas sosial masyarakat karena menyentuh kebutuhan sehari-hari.

Saat distribusi dan penyerapan hasil pertanian berjalan baik, manfaatnya dirasakan dua arah. Petani mendapat kepastian pasar, sementara masyarakat ikut terbantu melalui pasokan yang lebih tertata.

Dampaknya terasa sampai lapangan

Keterlibatan Polres Kediri dalam memastikan proses penyerapan dan distribusi berjalan lancar membuat kebutuhan masyarakat tetap terjaga. Pada saat yang sama, hasil panen petani juga lebih mudah terserap melalui jalur yang jelas.

Penghargaan ini menunjukkan bahwa urusan pangan tidak berhenti di angka serapan. Bagi petani, kepastian penyerapan jagung memberi ruang yang lebih aman untuk menjual hasil panen, sedangkan bagi Bulog dan pemerintah daerah, capaian seperti ini ikut memperkuat upaya menjaga pasokan tetap stabil.

Dorongan untuk kerja lintas sektor

Di Kabupaten Kediri, penghargaan tersebut juga menjadi pengingat bahwa ketahanan pangan butuh kerja bersama dari banyak pihak. Polres Kediri memandang capaian ini sebagai dorongan untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Manfaatnya tidak hanya berhenti pada petani jagung. Sistem distribusi yang lebih tertata membantu masyarakat merasakan harga yang lebih terkendali, sementara program SPHP tetap berjalan sebagai bagian dari upaya menjaga akses pangan yang terjangkau.

Source: www.detik.com
Exit mobile version