Pelantar.id, Batam – Ratusan siswa dan siswi Yayasan Professor Syamsudin Aljabar menggalangan dana guna meringankan musibah kebakaran yang terjadi, Selasa (17/10) kemarin. Aksi galangan dana ini dilaksanakan di beberapa titik persimpangan tak jauh dari lokasi kebakaran.

“Aksi ini atas inisiatif anak murid kami untuk membantu sekolahnya,” kata Bendahara Yayasan Aljabar, Latifa di lokasi, Rabu (17/10).

Selain itu, Latifa berharap agar Pemerintah Kota Batam turut menyalurkan bantuan agar proses belajar mengajar dapat pulih secepatnya di pondok pesantren itu.

“Kami harap Pemko Batam membantu kami sampai semuanya bisa berjalan kembali normal seperti sedia kala,” katanya.

Seperti diberitak sebelumnya, Selasa malam, Masyarakat Bengkong dihebohkan dengan kebakaran yang melahap 16 rumah yang dijadikan sebagai asrama guru serta anak asuh Yayasan Professor Syamsudin, Bengkong Aljabar. Kejadian ini juga mengakibatkan 65 anak yatim piatu terpaksa diungsikan terlebih dahulu.

Bantuan berdatangan

Hingga saat ini bantuan terus berdatangan ke lokasi kebakaran Yayasan Professor Syamsudin, Rabu (17/10).

Yayasan yang terdiri dari Raudhatul Atfal (RA) atau taman kanak-kanak hingga Madrastah Aliyah itu terpaksa harus meliburkan seluruh kegiatan belajar mengajar hingga Senin (21/10).

Ketua Yayasan Professor Syamsuddin Muhammad Fitra Nugraha mengatakan, bangunan yang terbakar itu terdiri dari asrama anak asuh serta tempat tinggal guru pengawas.

“Diperkirakan kerugian mencapai Rp2,5 M. Tapi angka itu belum pasti,” kata dia di lokasi kejadian.

Lanjut Fitra, saat ini pakaian dan makanan menjadi kebutuhan yang diperlukan seluruh korban. Untuk memperbaiki gedung yang terbakar pun, pihaknya juga membutuhkan bantuan berupa beberapa material bahan bangunan.

Yayasan yang telah berdiri sejak tahun 1980-an itu awalnya hanya memiliki beberapa siswa RA saja. Seiring berjalannya waktu, pendidikan tingkat lanjutan hingga MA dan mengasuh anak yatim piatu pun dibuka.

Saat ini, bantuan turut berdatangan dari masyarakat hingga pejabat pemerintah. Posko bantun umum dan dapur lapangan telah didirikan.

==============
reporter: fathurrohim
editor: eliza gusmeri