Pelantar.id – Skullbreaker Challenge sedang viral di TikTok. Dari berbagai video yang tayang, banyak pengguna yang mencoba mempraktekkan demi meramaikan konten di TikTok.

Sayangnya tantangan permainan ini sangat beresiko dan dapat membahayakan nyawa seseorang. Di Amerika Serikat telah memakan seorang korban.

Seorang pelajar SMA di Miami, Florida dilaporkan mengalami luka setelah kakinya dijenggal dua temannya. Seperti apa permainan ini dilakukan?

Skullbreaker Challenge adalah permainan yang dilakukan oleh tiga orang. Yang berada di posisi tengah disuruh melompat, sementara dua teman yang berada di posisi kanan dan kiri akan menjegal kakinya saat melompat hingga terjatuh.

Risiko permainan ini sangat fatal dan bisa membahayakan nyawa. Akibat ketidakseimbangan, orang yang terjatuh dapat mengalami cedera kepala, patah pada sendi, dan bahkan dapat mematahkan tengkorak. Memang permainan ini bak lelucon yang membuat orang tertawa dan lupa akibatnya.

Baca Juga :   Kasus Reynhard Sinaga: Fokus ke Kekerasan Seksualnya

Berbagai pengguna media sosial telah menyerukan bahaya permainan tersebut. Sementara di tanah air, pihak kepolisian juga memberikan peringatan.

Permainan ini merupakan tantangan untuk orang dewasa, dan dikhawatirkan juga dipraktekan anak-anak.

Dari Mana Skullbreaker Challenge berasal?

Skullbreaker Challenge berasal dari bahasa Spanyol Rompcráneos, atau ‘Skullbreaker’ dalam bahasa Inggris. Belum diketahui siapa pencipta video ini.

Namun, salah satu video pertama yang menjadi viral direkam di sebuah sekolah di Venezuela. Kemudian berkembang menjadi tren di Eropa dan Amerika Serikat hingga Indonesia.

https://youtu.be/JD6Aj583WkQ