Calon peserta SPMB SMA dan SMK di Jawa Barat tinggal menunggu akses daring dibuka pada Senin (25/5). Tahun ini, pendaftaran Sekolah Maung Jabar sudah disiapkan lewat sistem digital yang disebut telah siap dipakai setelah serangkaian uji teknis selesai.
Begitu layanan dibuka, pendaftar perlu mengikuti alur yang sudah ditetapkan. Mereka harus masuk ke aplikasi, memilih sekolah tujuan, lalu mengisi data diri secara lengkap sebelum mengunggah dokumen persyaratan umum maupun khusus.
Dokumen yang diminta cukup beragam dan perlu disiapkan sejak awal agar proses tidak terhambat. Di antaranya akte kelahiran, kartu keluarga, kartu tanda penduduk orangtua, rapor, ijazah, serta surat keterangan telah mengikuti ujian akhir dan tes kemampuan akademik dari sekolah asal.
Setelah semua data dan berkas diunggah, pendaftar diminta menekan tombol submit. Bukti pendaftaran juga perlu dicetak agar tahapan administrasi dapat dipantau dengan lebih rapi.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan langkah antisipatif supaya akses masyarakat tetap lancar selama masa pendaftaran. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat Mas Adi Komar menyebut sistem SPMB Sekolah Maung 2026 sudah dinyatakan siap diakses setelah tes selesai dilakukan.
Masa pendaftaran daring hanya dibuka selama lima hari hingga Jumat (29/5). Setelah periode itu, masyarakat diminta memantau hasil verifikasi dokumen secara berkala karena tahap berikutnya bergantung pada proses tersebut.
Jadwal setelah pendaftaran ditutup juga sudah dipasang. Pengumuman kelulusan siswa yang diterima di Sekolah Maung akan berlangsung pada Senin (8/6), lalu daftar ulang dijadwalkan pada Selasa dan Rabu, 9 dan 10/6.
Dengan alur yang sudah disusun sejak awal, calon pendaftar perlu cermat mengikuti setiap tahap di aplikasi. Kelengkapan dokumen dan ketepatan saat mengisi data menjadi bagian penting agar proses pendaftaran berjalan tanpa hambatan ketika pembukaan resmi dimulai.
Source: megapolitan.antaranews.com




