Strike Ditarik Ke Gugatan Pailit Prime Trust, Rp219 Miliar dan 1.758 BTC Diburu

Sengketa kebangkrutan Prime Trust kembali memanas setelah PCT Litigation Trust membawa Strike ke ruang gugatan dan menargetkan pemulihan aset bernilai besar. Dalam perkara ini, trust itu mengejar sedikitnya $13.877.147,36 dan 1.758,18 bitcoin yang disebut berpindah dari Prime Core Technologies sebelum pengajuan Chapter 11.

PCT menilai perpindahan dana tersebut bukan transaksi biasa. Trust itu meminta pengadilan Delaware membatalkannya sebagai pembayaran preferensial dan mengembalikan aset yang dianggap keluar lebih dulu ketika Prime berada di ujung kehancuran.

Aset yang diperebutkan

Dalam pengaduannya, PCT mengacu pada Sections 547 dan 550 Bankruptcy Code. Dasar hukum itu dipakai untuk membatalkan transfer dan mengejar pemulihan aset dari pihak yang menerima perpindahan dana sebelum pailit.

Selain pokok gugatan, trust itu juga meminta bunga, biaya pengacara, dan ongkos perkara. Total klaim dari estate Prime Trust disebut mencapai sekitar $150 juta, terdiri dari campuran aset fiat dan digital.

PCT menggambarkan perpindahan dana yang dipersoalkan sebagai bagian dari rangkaian “atypical transactions” yang terjadi antara 16 Mei 2023 dan tanggal petisi. Menurut trust, rangkaian itu tidak berjalan dalam kondisi normal dan justru menguntungkan pihak tertentu saat kebangkrutan sudah di depan mata.

Mengapa Strike ikut terseret

Menurut PCT, Strike bukan pelanggan biasa di ekosistem Prime. Trust itu menyebut Strike sebagai salah satu pelanggan terpenting Prime dan memiliki visibilitas yang tidak biasa atas kondisi regulasi serta keuangan perusahaan itu.

Dari sudut pandang PCT, akses tersebut memberi Strike ruang untuk memindahkan dana lebih cepat sebelum Prime jatuh. Sementara itu, pelanggan lain disebut menanggung kerugian saat situasi memburuk.

Namun, addendum atas proof of claim yang dikutip dalam gugatan memberi gambaran berbeda. Dokumen itu menyebut Zap mengambil langkah untuk melindungi kepentingannya sendiri dan para pelanggan dengan memastikan perpindahan sebagian besar dana yang tersimpan di Customer Custody Account ketika masalah regulasi dan hukum Prime mulai diketahui pasar.

Gugatan juga menyorot posisi Strike dalam proses kebangkrutan. Perusahaan itu disebut mengajukan dua proof of claim, termasuk klaim umum tanpa jaminan senilai $1.239.328,76, dan Prime kemudian mengajukan keberatan atas klaim tersebut pada 18 November 2023.

Jejak runtuhnya Prime

Kasus ini tidak berdiri sendiri. Nevada Financial Institutions Division menutup Prime Trust pada Juni 2023, lalu Prime Core Technologies dan sejumlah afiliasinya mengajukan Chapter 11 pada 14 Agustus 2023.

Berkas perkara menyebut Prime pernah menjadi salah satu perusahaan kripto paling menonjol di Amerika Serikat. Ribuan perusahaan kripto menggunakan Prime untuk mengakses sistem perbankan AS, sehingga kejatuhannya memukul banyak pihak di industri aset digital.

PCT Litigation Trust sendiri dibentuk berdasarkan rencana yang telah dikonfirmasi. Setelah rencana Chapter 11 berjalan, trust itu menerima hak atas causes of action milik para debitur.

Dalam pengajuan terpisah pada Februari 2026, trust itu juga disebut menjalankan kampanye pemulihan yang lebih luas melalui adversary proceedings terhadap “integrators” dan “end-users”. Langkah ini menunjukkan bahwa upaya mengejar aset tidak berhenti pada satu pihak saja.

Sorotan yang kembali naik

Sengketa ini sempat diberitakan Law360 pada awal Maret, tetapi kala itu belum banyak menarik perhatian media Bitcoin. Situasinya berubah setelah Blockspace melaporkan tuntutan estate Prime Trust terhadap Swan Bitcoin, yang ikut menyeret kembali nama Zap Solutions ke pusat perhatian.

Dengan nilai tuntutan yang mencakup uang tunai dan bitcoin dalam jumlah besar, perkara ini kini menjadi salah satu ujian penting bagi cara pengadilan menilai transfer yang terjadi menjelang kebangkrutan. Nasib aset yang dituntut PCT akan bergantung pada apakah pengadilan melihat perpindahan dana itu benar-benar memenuhi unsur pembayaran preferensial di bawah hukum pailit.

Exit mobile version