Kalau yang dicari bukan sekadar tablet untuk hiburan, Xiaomi Pad 8 memang menarik perhatian dari sisi lain. Perangkat ini dibekali Workstation Mode, baterai 9.200 mAh, dan dapur pacu yang membuatnya terasa lebih dekat ke perangkat kerja portabel daripada tablet biasa.
Di pasar China, harganya dipatok 2.499 Yuan atau sekitar Rp5,7 jutaan. Posisi itu membuatnya masuk ke segmen yang agresif, terutama karena Xiaomi juga menyodorkan layar premium dan performa yang mengarah ke kelas flagship.
Layar besar, bodi tipis, dan nuansa premium
Dari sisi fisik, Xiaomi Pad 8 tampil ramping dengan ketebalan 5,75 mm dan bobot 485 gram. Bodinya memakai material metal dan hadir dalam warna Deep Green yang memberi kesan lebih elegan.
Bagian depan diisi panel IPS 11,2 inci dengan resolusi 3.2K dan refresh rate 144Hz. Layar ini juga mendukung Dolby Vision, HDR10, serta kecerahan hingga 800 nits.
Untuk urusan audio, Xiaomi menanamkan empat speaker dengan Dolby Atmos. Kombinasi layar dan speaker ini membuat tablet tersebut terlihat cukup siap untuk menikmati film, gim, dan konten multimedia di dalam ruangan.
Tenaga besar untuk kerja dan permainan
Di balik bodinya yang tipis, Xiaomi Pad 8 membawa Snapdragon 8s Gen 4. Chipset ini dipasangkan dengan RAM 8GB dan penyimpanan 256GB UFS 4.0, sehingga tablet ini dirancang untuk multitasking dan aplikasi berat.
Skor Antutu yang disebut tembus 2,3 juta poin ikut memperkuat kesan bahwa performanya tidak main-main. Angka tersebut menempatkan Xiaomi Pad 8 sebagai tablet yang tidak hanya mengandalkan tampilan, tetapi juga tenaga olah data yang serius.
Kemampuan gaming-nya juga ikut disorot. Wuthering Waves diklaim berjalan mulus di grafis Balance dengan rata-rata 50-an FPS, PUBG Mobile mendukung frame rate Extreme Plus hingga 90 FPS, dan Honor of Kings stabil di 120 FPS pada setelan rata kanan.
Workstation Mode jadi pembeda utama
Xiaomi Pad 8 menjalankan HyperOS 3 berbasis Android 16. Salah satu fitur paling menarik ada pada Workstation Mode, yang mengubah antarmuka menjadi mirip PC dengan jendela mengambang.
Mode ini membuat pengguna lebih leluasa saat membuka banyak aplikasi sekaligus. Pengalaman itu akan makin nyaman bila tablet dipasangkan dengan mouse dan keyboard.
Inilah yang membuat Xiaomi Pad 8 terlihat punya arah penggunaan yang lebih luas. Perangkat ini tidak berhenti sebagai tablet konsumsi konten, tetapi juga disiapkan untuk kerja, belajar, dan aktivitas produktif lain.
Baterai jumbo dan pengisian cepat
Sektor daya menjadi salah satu senjata terbesar Xiaomi Pad 8. Tablet ini membawa baterai 9.200 mAh, dan dalam pengujian penggunaan intens seperti menonton YouTube selama satu jam, dayanya hanya berkurang 3%.
Pengisian dayanya mendukung fast charging 45W, dengan adaptor yang sudah termasuk dalam paket penjualan. Kombinasi ini membuat perangkat lebih meyakinkan untuk dipakai berpindah aktivitas sepanjang hari.
Kamera dan konektivitas tetap diperhatikan
Walau bukan tablet yang menonjolkan kamera, Xiaomi tetap memberi bekal yang cukup lengkap. Di belakang ada kamera 13 MP yang bisa merekam video hingga 4K 30 FPS dengan stabilisasi yang baik.
Di bagian depan tersedia kamera 8 MP yang mendukung perekaman 1080p 30 FPS. Kamera ini cukup untuk meeting online atau video call.
Untuk konektivitas, tablet ini sudah mendukung WiFi 7 dan Bluetooth 5.4. Dengan kombinasi harga yang agresif, performa tinggi, baterai besar, dan mode ala PC, Xiaomi Pad 8 jadi salah satu tablet yang patut diperhitungkan di segmennya.





