Harga yang diperkirakan berada di kisaran Rp8 jutaan membuat OnePlus Pad 3 langsung masuk radar pengguna yang mencari tablet premium dengan nilai agresif. Di kelas ini, perangkat tersebut tidak hanya menjual layar besar, tetapi juga membawa paket performa, AI, dan dukungan aksesori yang membuatnya terasa lebih dekat ke perangkat kerja serius.
Yang menarik, OnePlus tidak membangun Pad 3 sebagai tablet hiburan biasa. Perangkat ini diarahkan untuk gaming berat, multitasking, produktivitas, dan pemakaian hybrid yang makin dibutuhkan pengguna tablet Android saat ini.
Performa kelas atas untuk beban kerja berat
OnePlus Pad 3 dibekali Snapdragon 8 Elite, chipset flagship yang dipadukan dengan vapor chamber besar. Kombinasi ini ditujukan agar performa tetap stabil saat tablet dipakai dalam sesi panjang, termasuk untuk game berat dan pekerjaan multitasking.
Di atas kertas, pendekatan ini membuat Pad 3 tidak sekadar kuat saat dipakai sesaat. OnePlus tampak ingin menjaga tenaga perangkat tetap konsisten ketika pengguna berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lain, atau saat tablet dipakai dalam durasi lama.
Layar besar 3K 144Hz jadi salah satu daya tarik utama
Bagian layar juga mendapat porsi besar. OnePlus Pad 3 membawa panel sekitar 13 inci dengan resolusi 3K dan refresh rate 144Hz, lalu dilengkapi bezel tipis yang membuat tampilannya terasa lebih lapang.
Kombinasi ini relevan untuk banyak skenario, mulai dari menonton konten, bermain gim, sampai membuka beberapa aplikasi sekaligus. Dengan layar seperti ini, OnePlus jelas menargetkan pengguna yang menginginkan pengalaman visual cepat dan luas dalam satu perangkat.
AI mulai jadi pembeda di tablet premium
Salah satu fitur yang disorot adalah AI optimization engine dari OnePlus. Sistem ini diklaim mampu mengatur performa gaming, konsumsi daya, dan stabilitas suhu secara otomatis.
Arah tersebut mengikuti perubahan cara orang memakai tablet Android. Perangkat kini tidak cuma dipakai untuk streaming atau rapat online, tetapi juga untuk editing video, cloud gaming, multitasking AI, dan kerja mobile yang lebih intens.
Baterai besar, pengisian cepat, dan opsi penyimpanan lega
Untuk urusan daya, OnePlus menanamkan baterai sekitar 12.000mAh. Pengisian dayanya juga dibuat cepat dengan dukungan 80W hingga 100W.
Sementara itu, pilihan memorinya cukup besar untuk kelas tablet. OnePlus Pad 3 disiapkan dengan RAM hingga 16GB dan penyimpanan internal hingga 512GB.
Masuk ke wilayah tablet hybrid yang makin serius
Dukungan stylus dan keyboard membuat posisi Pad 3 semakin kuat sebagai perangkat hybrid. Tablet ini dirancang agar bisa dipakai bekerja di siang hari, lalu tetap nyaman untuk hiburan atau gaming saat waktu senggang.
Tren tablet performa tinggi memang membuat batas antara tablet dan laptop tipis makin kabur. Di titik ini, OnePlus Pad 3 mencoba masuk dengan format yang lebih ringkas dan mudah dibawa, tetapi tetap menawarkan rasa perangkat kelas atas.
Posisi harga dan lawan di pasar
Untuk pasar global, OnePlus Pad 3 diperkirakan dibanderol mulai US$499 hingga US$699. Jika mengikuti kisaran itu, harganya ada di sekitar Rp8 jutaan sampai Rp11 jutaan, tergantung varian RAM dan penyimpanan.
Di Indonesia, rentang tersebut berpotensi membuatnya jadi penantang di segmen tablet premium terjangkau. Persaingannya mengarah ke Samsung Galaxy Tab FE dan Xiaomi Pad series yang selama ini kuat di kelas menengah atas.
| Spesifikasi utama | Detail |
|---|---|
| Chipset | Snapdragon 8 Elite |
| Layar | Sekitar 13 inci, 3K, 144Hz |
| RAM | Hingga 16GB |
| Penyimpanan | Hingga 512GB |
| Baterai | Sekitar 12.000mAh |
| Pengisian daya | 80W hingga 100W |
| Pendingin | Vapor chamber besar |
| Fitur AI | AI optimization engine, AI Gaming Optimization |
| Aksesori | Dukungan stylus dan keyboard |
Dengan kombinasi itu, OnePlus Pad 3 menegaskan arahnya sebagai tablet yang dibangun bukan hanya untuk hiburan. Perangkat ini diposisikan sebagai alat kerja, media bermain, dan pusat produktivitas bergerak dalam satu paket yang agresif di kelas harganya.