pelantar.id – Cara yang cepat untuk menangkal stres dan melawan sikap negatif adalah dengan tertawa dan humor. Tertawa memberikan banyak manfaat. Salah satunya dengan menertawakan diri sendiri.

Menertawakan diri sendiri bukan berarti tertawa seperti orang gila tapi tertawalah untuk menghibur diri Anda. Suatu studi dari University of Granada dalam jurnal Personality and Individual Differences menunjukkan bahwa secara klinis, orang yang sering bercanda tentang dirinya sendiri atau menertawakan kelemahan, kekurangan, atau kesalahannya sendiri sebagai lelucon lebih sejahtera secara psikologis.

Jorge Torres Marin, salah satu peneliti dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa menertawakan diri sendiri ada hubungannya dengan skor kesejahteraan psikologis yang tinggi. Skor kesejahteraan psikologis ini bisa jadi sinyal adanya kebahagiaan dan kemampuan bersosialisasi yang baik.

Baca Juga :   Berkah Ramadan Bersama Program Cahaya Ramadan GRANADA

Berikut manfaat menertawakan diri sendiri

Menertawakan diri sendiri mencairkan suasana sosial tertawa palsu

Menertawakakan diri sendiri mungkin tidak mudah dilakukan, karena Anda akan merasa malu untuk menonjolkan kelemahan dan kekurangan Anda.

Akan tetapi, alih-alih merasa malu, menyembunyikan kelemahan atau kekurangan dalam gurauan yang wajar justru bisa menunjukan kalau Anda adalah orang yang bisa mencairkan suasana dan mengurangi ketegangan.

Selera humor seperti ini juga tidak merugikan pihak mana pun. Justru akan membuat orang lain jadi lebih terbuka dan nyaman bersama Anda.

Menertawakan diri sendiri baik untuk kesehatan fisik jugaketawa bisa menurunkan berat badan

Orang yang dapat menertawakan dirinya sendiri cenderung memiliki pikiran positif dan tidak mudah khawatir, sehingga lebih terhindar dari stres kronis.

Baca Juga :   Indonesia Resmi Jadi Anggota Dewan Keamanan PBB

Stres kronis atau stres berkepanjangan bisa memicu tingginya produksi hormon stres alami seperti kortisol dan adrenalin. Terlalu tingginya produksi hormon ini telah terbukti berkaitan dengan meningkatnya masalah kesehatan mental maupun fisik.

Masalah kesehatan fisik yang bisa terjadi seperti sakit kepala, penyakit jantung, dan masalah pencernaan. Sedangkan masalah kesehatan mental yang bisa terjadi seperti kecemasan dan depresi. Maka itu, kemampuan untuk menertawakan kelemahan, kesalahan, atau kekurangan diri sendiri dianggap menyehatkan bagi tubuh dan jiwa.

sumber: hellosehat.com