pelantar.id – Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menargetkan, setiap hari 6.000 wisatawan mancanegara (wisman) datang ke daerah itu. Dengan demikian, target kunjungan wisman Kepri tahun 2018 sebanyak 2.250.000 kunjungan bisa tercapai bahkan terlampaui.

“Kami akan menyelenggarakan berbagai event untuk bisa mewujudkan target tersebut,” kata Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar dihubungi dari Batam, Kamis (18/10).

Buralimar mengatakan, sampai Agustus 2018, jumlah kunjungan wisman ke Kepri sudah mencapai 1,6 juta. Jika ditambah kunjungan wisman pada September, Oktober, November dan Desember, ia optimistis target 2,25 juta kunjungan bisa terpenuhi bahkan bisa mencapai 2,4 juta kunjungan.

Saat ini, Dinas Pariwisata Kepri juga sedang menjalin komunikasi dengan agen perjalanan wisata di Singapura untuk mendatangkan wisman asal negara tersebut ke Kepri.

“Mudah-mudahan, dengan berbagai kegiatan yang kita gelar dan terobosan lainnya, bisa membuat target kunjungan wisman sampai akhir Desember 2018 terpenuhi,” kata dia.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar

Sementara, tahun ini Kementerian Pariwisata memberi Kepri target 3,5 juta kunjungan. Jika ingin mengejar target tersebut, maka Kepri harus mampu mendatangkan wisman dalam sehari sedikitnya 10 ribu orang. Menurut Buralimar, target itu untuk sekarang masih sulit terpenuhi. Namun, pihaknya akan mengupayakan tahun depan bisa mengejar target dari pusat itu.

Baca Juga :   Jurnalis Jadi Korban Kekerasan Aparat, AJI Batam Desak Tangkap Pelaku

Di antara dukungan yang diharapkan bisa meningkatkan kunjungan wisman adalah dari Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI). Semakin banyak event pariwisata di Kepri, akan semakin sering pula wisman yang datang.

Menurut Buralimar, saat ini Kepri masih menjual potensi sumber daya alam kepada wisman. Potensi tersebut dikemas juga dalam atraksi-atraksi budaya dan olahraga. Dengan hadirnya GIPI, ia berharap sumber daya manusia di sektor industri pariwisata juga semakin baik.

“Kalau SDM pariwisata kita baik, promosi juga akan semakin baik. Pengemasan objek wisata atau event-event juga akan lebih menarik untuk dijual kepada wisman,” ujarnya.

Event Wisata Batam
Sementara, Pelaksana tugas Kepala Dinas Pariwisata Kota Batam, Kepri, Ardiwinata mengatakan, pihaknya sudah mempersiapkan sejumlah event pariwisata akhir tahun untuk mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional. Selain pemerintah, beberapa lembaga swasta juga telah mempersiapkan berbagai event lain.

“Kalau dari Pemko Batam, November nanti ada Kenduri Seni Melayu, dan Kenduri Akhir Tahun di akhir Desember. Lalu, ada juga Festival Tari Agogo, ini khas Melayu Serumpun,” katanya dikutip Antara.

Kegiatan pariwisata di Batam juga mendapat sokongan dari Kementerian Pariwisata. Pusat akan mengadakan event cross border di akhir tahun nanti. Seperti di awal Desember akan diadakan konser musik. Lalu pertemuan Marga Huang juga digelar di Batam.

Baca Juga :   Penuhi Target 2,25 Juta Wisman, Kepri Berharap Masuk Event Nasional

“Dan akan ada turnamen Pinky Golf,” kata Ardi.

Baca Juga :

Event lainnya, lanjut Ardi, pada Desember nanti Keluarga Hindu India di Batam merancang kegiatan Heaven in Batam dan Sri Lalitha Festival and Awards. Acara itu diisi berbagai pertunjukan budaya, serta lomba olahraga khas, seperti kompetisi tarian tradisional India, turnamen kriket, badminton, dan golf.

“Kegiatan ini diperkirakan akan mendatangkan wisman khususnya dari India sebanyak sekitar 500 orang,” kata dia.

Dengan banyaknya agenda pariwisata di akhir tahun, Ardi mengatakan optimistis Batam mampu mendatangkan 2 juta wisman sepanjang 2018.

“Jumlah wisman hingga Agustus lalu sudah 1.203.527 kunjungan. Sesuai tren, kunjungan wisman itu di akhir tahun lebih banyak. Biasa di tiga bulan terakhir tinggi. Kadang dari Agustus juga sudah ramai. Karena ada libur nasional dan pergantian tahun,” ujarnya.

 

Editor : Yuri B Trisna

foto utama: Atraksi budaya di kawasan wisata Lagioi, Kabupaten Bintan. (foto; Dispar Bintan)