Sorotan terhadap Padelaga milik Thariq Halilintar tidak hanya berhenti pada ramainya pembahasan warganet. Di balik heboh acara olahraga padel itu, ada tenant yang mengaku harus menanggung kerugian jutaan rupiah karena dagangan mereka tidak laku.
Keluhan itu membuat nama Thariq dan Aaliyah Massaid ikut terus dibicarakan di media sosial. Di tengah kritik, Aaliyah justru memilih memberikan dukungan terbuka kepada suaminya dan menegaskan bahwa ia tetap bangga.
Aaliyah memilih berdiri di sisi Thariq
Lewat saluran eksklusif di Instagram, Aaliyah menyampaikan bahwa ia mengenal Thariq dengan sangat baik. Ia juga menyinggung soal fitnah dan hoaks yang menurutnya ikut mewarnai perbincangan publik tentang acara tersebut.
“Proud of my husbandddd! Apapun yang orang ngomong, walaupun suka nyebar fitnah dan hoax yah hehe, but i know him very well and I’m always proud,” tulis Aaliyah. Setelah itu, ia menambahkan harapan agar semua usaha yang dijalankan Thariq membawa keberkahan.
Dukungan tersebut muncul saat pembahasan soal Padelaga sedang ramai di media sosial. Nama Aaliyah pun ikut terseret karena banyak komentar yang menyorot respons pasangan muda itu di tengah kritik yang berkembang.
Keluhan tenant jadi titik paling panas
Di sisi lain, perhatian publik justru paling besar tertuju pada para tenant yang merasa dirugikan. Mereka disebut sudah mengeluarkan biaya hingga jutaan rupiah untuk ikut berjualan, tetapi jumlah pengunjung jauh dari harapan.
Akibat kondisi itu, banyak dagangan tidak laku dan keluhan mereka cepat menyebar luas. Situasi tersebut membuat acara yang semula diharapkan ramai justru berubah jadi bahan pembicaraan soal kerugian pedagang.
Salah satu akun Threads, @Lambenenetizen, ikut menyoroti situasi itu dan mempertanyakan mengapa acara terlihat sepi. Dalam unggahannya, akun tersebut menyebut ada tenant yang sudah keluar jutaan rupiah untuk ikut acara.
Akun itu juga menyinggung bahwa sejak awal acara disebut bakal ramai dengan estimasi 1000-2000 orang. Namun, realitas di lapangan justru memunculkan pertanyaan besar dari warganet soal seberapa banyak pengunjung yang benar-benar datang.
Konsep acara ikut dipertanyakan
Setelah keluhan tenant viral, pembahasan tidak lagi berhenti pada soal dagangan yang tidak laku. Warganet mulai ikut mengulas konsep Padelaga dan bertanya-tanya apakah olahraga padel cukup kuat untuk menarik massa dalam format event terbuka.
Sebagian komentar datang dari pengunjung yang mengaku melihat area bazar di luar acara tampak sepi. Ada juga yang sempat mengira acara itu bersifat privat, sehingga mereka ragu masuk dan bertransaksi di area tenant.
Dari situ, perdebatan melebar ke cara acara itu dipahami oleh calon penonton. Kondisi tersebut ikut memperbesar perhatian terhadap penyelenggaraan event sekaligus nasib para pedagang yang terlibat di dalamnya.
Kabar refund ikut menambah ramainya isu
Di tengah ramai keluhan, media sosial juga diramaikan kabar bahwa ada pihak yang akhirnya mendapatkan refund setelah video keluhan viral. Informasi itu ikut menambah sorotan terhadap acara yang sejak awal dipromosikan dengan ekspektasi keramaian tinggi.
Meski begitu, yang paling banyak dibicarakan tetap ketimpangan antara harapan dan kenyataan di lapangan. Saat tenant merugi, publik memperdebatkan konsep acara, dan Aaliyah memberi dukungan kepada Thariq, topik Padelaga berkembang jadi isu yang lebih besar dari sekadar kegiatan olahraga.
Perbincangan soal acara itu kini juga menyentuh dampaknya bagi pelaku usaha kecil yang ikut terlibat. Selama keluhan tenant, kritik publik, dan kabar refund masih beredar, nama Padelaga tampaknya belum akan cepat lepas dari perhatian warganet.
Source: www.suara.com




