Acer mulai merapikan strategi laptop AI di Indonesia dengan membawa tiga model Swift Series sekaligus. Yang menarik, lini ini tidak hanya mengandalkan nama besar, tetapi juga mengejar bodi tipis, bobot ringan, dan daya tahan baterai yang panjang.
Tiga model yang disiapkan adalah Swift Edge 14 AI, Swift Go 14 AI Pro Edition, dan Swift Air 14 AI. Masing-masing punya karakter yang berbeda, sehingga Acer bisa menyasar pengguna yang butuh mobilitas tinggi, tenaga lebih besar, atau perangkat harian yang tetap ringkas.
Swift Edge 14 AI jadi yang paling ringan
Dari tiga model itu, Swift Edge 14 AI paling menonjol karena bobotnya hanya 990 gram. Ketebalannya juga dibuat sangat ramping, berada di rentang 7,47 mm hingga 13,95 mm.
Acer membekali laptop ini dengan prosesor Intel Core Ultra 7 355 dan NPU hingga 49 TOPS. Layar yang dipakai berjenis OLED 14 inci dengan resolusi 3K dan refresh rate 120Hz.
Daya tahan panjang untuk pengguna mobile
Nilai jual lain dari Swift Edge 14 AI ada pada baterainya. Acer mengklaim laptop ini bisa bertahan hingga 26 jam untuk penggunaan harian.
Kombinasi bobot di bawah 1 kg dan baterai yang tahan lama membuat model ini sangat ditujukan untuk pengguna yang sering berpindah tempat. Di kelas laptop premium berbasis AI, paket seperti ini jelas jadi pembeda yang kuat.
Swift Go 14 AI Pro Edition kejar tenaga kerja
Jika Swift Edge fokus pada ringkas, Swift Go 14 AI Pro Edition diposisikan untuk kebutuhan kerja yang lebih intensif. Laptop berbahan metal ini juga sudah mengantongi sertifikasi militer MIL-STD 810H.
Di dalamnya terpasang Intel Core Ultra X7 358H dengan 16 core dan NPU 50 TOPS. Layarnya memakai panel OLED WUXGA dan engsel yang bisa diputar hingga 180 derajat, sementara daya tahan baterainya diklaim mencapai 22 jam.
Swift Air 14 AI disiapkan untuk pemakaian harian
Swift Air 14 AI juga masuk kategori tipis dan ringan, kali ini dengan sasis magnesium alloy. Bobotnya berada di bawah 1 kg, sehingga tetap mudah dibawa untuk aktivitas sehari-hari.
Varian ini tersedia dengan prosesor hingga Intel Core Ultra 7 155H, RAM 16 GB, dan layar OLED dengan rasio screen-to-body mencapai 90%. Untuk pasar Indonesia, Swift Air 14 AI dijadwalkan tersedia pada 31 Mei 2026.
Masuk ekosistem Copilot+PC
Seluruh lini Swift Series yang dibawa Acer sudah masuk ke ekosistem Copilot+PC. Artinya, laptop-laptop ini terintegrasi dengan fitur Windows seperti Recall, Live Captions, dan Co-Creator.
Acer juga menambahkan Acer AI Image Generator dan Acer Video Speed Controller. Selain itu, konektivitasnya sudah mencakup Wi-Fi 7, Thunderbolt 4, dan Bluetooth 5.4 untuk mendukung transfer data dan penggunaan yang lebih stabil.
Harga resmi di Indonesia
Acer sudah menyiapkan harga resmi untuk ketiga model ini di Indonesia. Swift Edge 14 AI dibanderol Rp 24.499.000 untuk varian Intel Core Ultra 5 325U dan Rp 26.999.000 untuk varian Intel Core Ultra 7 355U.
Swift Go 14 AI Pro Edition dijual Rp 26.999.000 dengan Intel Core Ultra X7 358H. Sementara itu, Swift Air 14 AI hadir di Rp 15.499.000 untuk Intel Core Ultra 5 125H dan Rp 18.499.000 untuk Intel Core Ultra 7 155H.
Setiap pembelian sudah termasuk Windows 11 resmi, Microsoft Office Home & Student 2024, dan gratis 1 tahun Office 365 Basic. Acer Indonesia juga memberikan garansi ekstra 3 tahun untuk servis dan sparepart, plus 1 tahun Acer Accidental Damage Protection.
Source: pemmzchannel.com