Pelantar.id – Saat ini akses untuk melakukan perjalan sangat mudah. Pilihan destinasi pun sangat banyak. Meskipun budjet minim traveling masih mustahil untuk diwujudkan.

Namun, yang menjadi masalah adalah tidak semua orang pintar menyesuaikan budjetnya sesuai pilihan perjalanan yang dilakukan.

Misalnya, jika Anda memiliki budjet minim mungkin menggunakan transportasi umum dapat mengehemat budjet. Sebaliknya bila Anda tak mampu menyesuaikan budjet selama perjalanan, Anda bisa tekor.

Sebenarnya tidak perlu kuatir traveling berbudjet minim yang penting tahu bagaimana menyesuaikan jenis perjalanan Anda dengan sarana pendukung apa yang bisa digunakan.

Biar tak tekor, yuk ikuti tips dari travel blogger, Trinity, penulis buku The Naked Traveler berikut ini.

Baca Juga :   Tiga Lokasi Liburan Akhir Tahun di Batam

Budgeting

Sebelum liburan, buat anggaran komponen penting seperti tiket pulang pergi, akomodasi, makan, entrance fee (biaya masuk tempat wisata). Selain itu menurut Trinity, perlu ada budget khusus untuk hiburan

“Biaya ‘kenakalan’, misalnya ke bar, belanja. Sebelum pergi kalau enggak mau tekor, harus bikin budgeting,” katanya.

Travel light

Berhubung membawa bagasi lebih artinya juga mengeluarkan uang lebih, ada baiknya mulai pintar memilah barang apa saja yang harus dibawa dan ditinggalkan. Tidak semua barang yang memenuhi koper akan dipakai selama liburan, kan?

Transportasi publik

Transportasi umum dikenal sebagai moda transportasi dengan biaya paling terjangkau, pas untuk mereka para sobat misqueen. Kalau tak ingin uang tak tersisa sepulang dari traveling, pertimbangkan gunakan transportasi umum.

Baca Juga :   Libur Imlek, Berkah Wisata Batam

Masak sendiri

Ini kelebihan kalau memilih penginapan seperti AirBnB atau penginapan lain dengan dapur. Membawa bekal makanan sendiri tak dimungkiri bisa membantu menghemat pengeluaran selama traveling.

Temukan aktivitas murah

Tempat seperti museum atau pantai biasanya bisa dikunjungi tanpa membayar. Untuk itu manfaatkan semaksimal mungkin fasilitas gratis yang ada di setiap negara.

“Yang biasa saya lakukan kalau ke luar negeri, browsing free walking tour. Biasanya tiap Ibu Kota negara ada, tapi based on tips, jadi harus kasih tips ke guide. Melakukan ini bisa dapat insight baru dari warga lokal, dapat sehat juga karena jalan,” kata Trinity.

sumber: viva.co.id