pelantar.id – Setiap orang Indonesia yang bepergian ke Singapura, biasanya akan membeli oleh-oleh untuk keluarga dan teman. Kebanyakan, oleh-oleh yang dicari adalah yang harganya murah namun tetap menarik.

Bentuk oleh-oleh yang lazim dibeli adalah,
gantungan kunci, magnet kulkas, atau kartu pos dengan gambar khas negara Singa tersebut.

Tapi sekarang, tren oleh-oleh itu sudah bergeser. Direktur Area Singapore Tourism Board untuk Indonesia, Raymond Lim mengatakan, saat ini buah tangan yang paling banyak dicari oleh wisatawan adalah parfum.

“Parfum aroma anggrek, itu wangi yang paling asyik dan banyak dicari,” kata Raymond di Jakarta, Kamis (14/2/19), dilansir dari Tempo.co.

Raymond Lim menjelaskan, parfum adalah salah satu produk lokal Singapura yang ditawarkan di Design Orchard. Kawasan perbelanjaan yang baru dibuka pada Januari 2019 itu menawarkan 60 merek produk lokal Singapura.

Baca Juga :   Singapura Siapkan Jalur Terpisah untuk Pelancong Bisnis dengan Masa Tinggal Singkat

“Turis bisa mendapatkan produk lokal berkualitas, misalnya baju dan sepatu. Jadi tidak hanya gantungan kunci,” kata dia.

Lim mengatakan, pada Januari sampai September 2018, devisa pariwisata dari wisatawan Indonesia tumbuh 8 persen. Kondisi ini membuat Indonesia tetap bertahan sebagai penyumbang devisa pariwisata terbesar kedua setelah Cina.

Menurutnya, jumlah wisatawan Indonesia yang ke Singapura mencapai 3 juta orang.

*****