Pelantar.id – Awalnya turban dikenal sebagai kain penutup kepala yang dikenakan oleh para pria Pakistan dan India sebagai bentuk kemuliaan yang erat kaitannya dengan kegiatan keagamaan.

Seiring perkembangan mode, turban merambah dunia fashion masa kini. Terlebih bagi para hijaber. Tak jarang di dunia modeling kreasi-kreasi fashion designer muslim menampilkan turban di catwalk.

Penggunaan turban dapat dipadu padankan dengan hijab. Apalagi turban termasuk model hijab yang cukup praktis dan membuat muslimah lebih efektif bergerak. Model-model turban pun sangat bervariatif.

Dilansir dari beritasatu berikut ini ada model-model turban yang saat ini menjadi model hijab.

1. Turban Keong adalah turban instan dengan model seperti keong yang cocok digunakan untuk acara kasual ataupun feminin. Padukan dengan dress berwarna lembut atau jeans berwarna mint.

2. Turban Leopard adalah turban instan bercorak leopard yang pas untuk menjadi pusat perhatian. Karena turban ini sudah bermotif berani, maka pastikan busana yang lain berwarna senada dan polos agar tidak terlalu ramai.

3. Turban Satin adalah turban dari kain satin yang glamor dan elegan untuk acara malam hari. Padukan dengan dress berbahan sifon yang berwarna kontras seperti putih, serta sematkan bros.

4. Turban Silang adalah turban yang cocok untuk kegiatan sehari-hari. Turban ini cocok dengan setelan dengan candy colour dan riasan minimalis.

5. Turban Orange adalah turban dengan motif tribal dan warna tanah yang pas digunakan sore hari.

Asal usul Turban

foto: justtrendygirl

Turban tak hanya dipakai untuk menutupi rambut, tapi juga berfungsi sebagai penghias kepala selayaknya topi. Turban menjelma menjadi bagian dari fashion dan menjadi statement gaya seseorang. Mulai taun 70an, sebenarnya turban pun beralih fungsinya.

Model turban sebagai asesoris tersedia dalam banyak pilihan yang beragam. Mulai dari model turban dengan banyak jahitan dan penuh kerutan sampai model silang dan model tumpuk yang dapat dipilih sesuai kebutuhan pemakainya.

Turban sebagai penutup kepala telah digunakan di negara barat sejak era renaissance, yakni sekitar 1500 masehi. Pada abad ke-17 penggunaan turban sudah mempengaruhi gaya busana perempuan dunia barat. Hal itu tergambar dari lukisan gadis dengan anting-anting mutiara, ‘a girl with a pearl earring’ karya seniman asal Belanda Johannes Vermeer yang populer hingga kini.

Desainer yang berjasa mempopulerkan turban ini adalah Paul Poiret, dengan gaya desainnya yang banyak dipengaruhi gaya Timur Tengah. Pada 1930-an, turban jadi ikon fashion buat wanita-wanita berpendidikan atau traveler, seperti bintang film terkenal asal Swedia bernama Greta Garbo, Gloria Swanson, Marlene Dietrich dan Greta Garbo dan Lana Turner.

Berbeda di benua biru, di beberapa negara muslim turban dikenal sebagai penutup kepala pria. Dari Oxford Dictionaries turban didefenisikan sebagai penutup kepala laki-laki yang terbuat dari kain panjang yang dililit di atas kepala.

Memasuki tahun 2010 dan 2011 turban juga hadir dalam peragaan busana dunia misalnya saja di runway. Sedangkan pada 2018 turban juga menjadi headpieces yang tampil di runway koleksi Gucci fall 2018 di Milan atas rancangan desainer Alessandro Michele.

 

Eliza Gusmeri

Dari berbagai sumber