pelantar.id – Ujian seleksi kompetensi dasar calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2018 di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) bisa ditonton di layar terbuka di lokasi ujian. Dengan demikian, pihak keluarga dan masyarakat dapat melihat langsung setiap tahapan ujian yang dilaksanakan pada 1 dan 2 November 2018.

Dilansir dari situs kepriprov.go.id, layar tersebut disediakan panitia di Hotel CK Tanjungpinang yang menjadi lokasi ujian. Panitia dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga menyediakan 400 laptop atau komputer jinjing untuk peserta ujian CPNS.

Kabid Pengadaan, Informasi Kepegawaian dan Penilaian Kerja pada Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri, Nora Fitri mengatakan, sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) semua perangkat itu difasilitasi oleh BKN.

Baca Juga :   Pengurus RT/RW Didorong Jadi Relawan Demokrasi

“Seleksi dilaksanakan secara terbuka, jadi sesuai SOP disediakan layar untuk keluarga peserta maupun masyarakat agar dapat menyaksikan langsung jalannya seleksi,” katanya, Senin (29/10).

Nora mengatakan, melalui layar tersebut, keluarga peserta maupun masyarakat dapat melihat nilai yang dihasilkan peserta ujian, setiap kali selesai menjawab pertanyaan. Pada akhir sesi, juga dapat dilihat langsung nilai keseluruhan peserta, serta apakah memenuhi ambang batas (passing grade) atau tidak.

Hasil ujian tersebut akan langsung terhubung ke server BKN. Dalam satu hari dilaksanakan lima sesi, mulai pukul 08.00 WIB hingga 18.00 WIB. Pada ujian CPNS di lingkungan Pemprov Kepri tahun ini, diikuti 3646 orang.

Nora juga memastikan, BKN juga sudah mengantisipasi aliran listrik, jika terjadi pemadaman listrik oleh PLN. Menurut dia, ketersediaan listrik di Hotel CK Tanjungpinang dinilai sudah memadai dan mencukupi untuk menunjang pelaksanaan ujian.

Baca Juga :   Ini Penampakan Bundara Basecamp di Batu Aji

Baca Juga : 

Diawasi Ombudsman Kepri

Seluruh tahapan pelaksanaan ujian CPNS 2018 juga diawasi oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Kepri. Kepala Perwakilan Ombudsman Kepri, Lagat Parroha Patar Siadari mengatakan, pengawasan perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya maladministrasi dalam proses penerimaan CPNS.

“Kami turut mengawasi penerimaan CPNS di Provinsi Kepri dalam rangka mendukung penyelenggaran penerimaan CPNS yang objektif, akuntabel, dan transparan sesuai dengan tata kelola pemerintahan yang baik,” ujarnya.

Lagat mengatakan, proses pengawasan dilakukan mulai dari tahap pendafataran, pelaksanaan ujian hingga pengumuman hasil seleksi. Ombudsman juga memastikan unit-unit pengawasan internal di setiap instansi pelaksana penerimaan CPNS bekerja sesuai dengan SOP yang ada.

Baca Juga :   Serapan APBN 2018 di Kepri Masih Rendah

Untuk menyukseskan penerimaan CPNS 2018, Ombudsman terus berkoordinasi dengan BKN dan panitia di daerah. Ombudsman juga akan mengawasi layanan unit pengaduan internal dalam merespons setiap keluhan atau aduan yang disampaikan, kemudahan peserta CPNS dalam menyampaikan pertanyaan atau keluhan mereka, serta pelayanan terhadap peserta penyandang disabilitas agar hak warga negara yang ingin mengabdi pada negara bisa terlayani dengan baik.

 

Editor: Yuri B Trisna