Pelantar.id – Per Juli Uni Eropa akan membuka kembali perbatasan di 15 negara untuk meningkatkan industri pariwisata. Di antaranya adalah Aljazair, Australia, Kanada, Georgia, Jepang, Montenegro, Maroko, Selandia Baru, Rwanda, Serbia, Korea Selatan, Thailand, Tunisia dan Uruguay.

China juga dipertimbangkan asalkan juga mencabut pembatasan perjalanan ke Uni Eropa. Sementara Menurut Pusat Sumber Daya Coronavirus Universitas Johns Hopkins untuk Amerika Serikat, Uni Eropa belum mempertimbangkan lantaran di negara itu masih menghadapi Covid-19 dengan jumlah terinfeksi tertinggi.

Sementara, wilayah yang lebih dulu membuka kran pariwisatanya adalah pulau-pulau di Karibia. Meksiko dan Thailand berencana membuka kembali pariwisatanya beberapa minggu mendatang.

Bagaimana di Indonesia?

Baca Juga :   INACA Akan Turunkan Harga Tiket Pesawat hingga 60 Persen

Pemerintah mempertimbangkan pembukaan pariwisata di Bali pada bulan Oktober 2020. Bali dipertimbangkan karena relatif berhasil menekan angka Covid-19.

Ekonomi Bali sangat tergantung pada pariwisata dan jumlah pengunjung telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, sekitar 6,3 juta orang berkunjung pada 2019.

Bali selama ini memberlakukan tes swab untuk warga negara asing yang memasuki pulau tersebut. Belum diketahui sampai kapan persyaratan tersebut tetap diberlakukan.

Selain Bali, Menurut, Sekretaris kementerian, Ni Wayan Giri Adnyani, Pemerintah juga mempertimbangkan Yogyakarta, yang kemungkinan akan dibuka terlebih dahulu, bersama kran wisata di provinsi Kepulauan Riau.

cnn