Mazda menambah satu opsi yang langsung memberi warna baru pada MX-5, yaitu Zinc Green Metallic. Pilihan ini hadir untuk dua varian sekaligus, baik soft-top maupun retractable hardtop, sehingga penyegarannya terasa menyentuh seluruh lini roadster ringan tersebut.
Yang menarik, nuansa ini disebut sebagai hijau pertama untuk generasi ND. Artinya, Mazda akhirnya mengisi celah warna yang selama ini belum pernah hadir di MX-5 generasi keempat.
Hijau yang tidak sekadar tampil beda
Mazda menggambarkan Zinc Green Metallic sebagai warna dengan karakter ganda. Di satu sisi, warnanya ingin memunculkan kesan tangguh, tetapi di sisi lain tetap membawa nuansa elegan.
Pendekatan itu membuat MX-5 tetap cocok dipandang di lingkungan kota maupun saat berada di dekat lanskap alam. Jadi, warna baru ini tidak hanya dipakai untuk memberi penyegaran visual, tetapi juga untuk menjaga karakter mobil agar tetap selaras dengan citra roadster ringkas yang sporty.
Inspirasi warna ini datang dari warna dan tekstur primer seng kromat. Lapisan dasar tersebut biasa dipakai untuk meningkatkan daya tahan produk industri, lalu diterjemahkan Mazda menjadi tampilan yang tetap enak dilihat tanpa kehilangan sisi elegan.
Penyegaran pada model yang sudah lama bertahan
MX-5 generasi keempat, atau ND, sudah hadir sejak 2015. Dengan usia model yang sudah mendekati satu dekade, tambahan warna baru seperti ini menjadi perhatian tersendiri bagi mobil yang masih bertahan di pasar.
Mazda sendiri selama ini dikenal punya banyak sejarah dengan warna hijau. Totalnya, sekitar 80 nuansa hijau pernah ditawarkan sepanjang perjalanan merek tersebut, dan warna-warna itu tersebar di berbagai generasi MX-5.
Meski begitu, hijau baru seperti Zinc Green Metallic tetap punya nilai khusus karena baru sekarang masuk ke ND. Di sisi tampilan, Mazda memberi opsi ini untuk dua jenis atap yang berbeda, sehingga konsumen bisa mendapat penyegaran yang sama pada konfigurasi MX-5 yang mereka pilih.
Mesin tetap seperti sebelumnya
Di balik warna baru itu, Mazda MX-5 ND tetap membawa dua pilihan mesin empat silinder. Mesin 1.5 liter menghasilkan 129 hp, sementara mesin 2.0 liter menawarkan tenaga 181 hp.
Kehadiran Zinc Green Metallic tidak mengubah karakter dasar mobil ini sebagai roadster ringan yang mengutamakan bentuk ringkas dan rasa berkendara yang murni. Justru, tambahan warna tersebut memperkuat kesan bahwa Mazda masih memberi perhatian pada salah satu model ikoniknya tanpa menggeser identitas utamanya.
Source: www.bincangbincangmobil.com




