Wembley Mengubah Ritme Liga, Final FA Cup Membuat Premier League Menumpuk Di Minggu

Sabtu akhir pekan ini akan berjalan tanpa satu pun laga Premier League. Panggung utama justru berpindah sepenuhnya ke Wembley saat Chelsea dan Manchester City tampil di final FA Cup.

Perubahan itu membuat kalender liga terasa tidak biasa. Dari seluruh jadwal akhir pekan, hanya ada delapan pertandingan Premier League karena dua finalis tidak bermain di liga pada hari yang sama dengan partai puncak.

Pengaturan seperti ini bukan keputusan mendadak. FA dan Premier League sudah memiliki kesepakatan enam tahun yang menempatkan final FA Cup pada akhir pekan penultimate musim liga, lalu memindahkan laga top-flight yang bertabrakan ke Minggu.

Akibatnya, Sabtu dipakai untuk final, sementara liga menyesuaikan diri sehari kemudian. Aston Villa lebih dulu membuka rangkaian laga dengan menjamu Liverpool pada Jumat malam sebelum perhatian sepenuhnya bergeser ke Wembley.

Begitu final selesai, hari Minggu langsung dipenuhi pertandingan. Manchester United menjamu Nottingham Forest pada jam makan siang, lalu empat laga lain dimulai pukul 15.00 sebelum West Ham bertandang ke Newcastle United pada 17.30.

Susunan seperti ini membuat Minggu terasa seperti Sabtu klasik Premier League. Banyak laga berjalan berdekatan, dan ritme padat itu memusatkan perhatian pada perebutan poin di berbagai sisi klasemen.

Beban terbesar ada pada tim yang masih punya target penting di papan bawah. West Ham datang ke laga mereka dengan kebutuhan hasil positif, sementara tim asuhan Nuno Espirito Santo juga masih dihantui situasi di area bawah klasemen saat musim mendekati garis finis.

Chelsea dan Manchester City juga tidak mendapat banyak waktu untuk bernapas setelah final. Keduanya sudah harus kembali bermain pada Selasa malam, hanya beberapa hari setelah tampil di Wembley.

City dijadwalkan bertandang ke Bournemouth, sedangkan Chelsea menjamu Spurs. Jadwal rapat ini menunjukkan bahwa final FA Cup tidak hanya memindahkan satu pertandingan besar, tetapi juga ikut mengatur ulang beban fisik dan mental klub-klub yang masih aktif di dua kompetisi sekaligus.

Pola seperti ini sebenarnya punya sejarah yang berubah-ubah. Secara tradisi, final FA Cup biasanya digelar setelah musim liga berakhir, tetapi ada pengecualian di beberapa musim.

Edisi 2023 dan 2024 juga dimainkan pada Sabtu setelah penutupan Premier League. Sebelumnya, laga liga pernah tetap berlangsung pada hari yang sama dengan final Wembley, termasuk pada 2021 ketika tiga pertandingan top-flight dimainkan pada siang hari saat Leicester City mengalahkan Chelsea.

Musim ini, penyesuaian itu kembali terlihat jelas. Arsenal baru turun bermain pada Senin malam melawan Burnley, lalu seluruh 10 pertandingan pekan terakhir dijadwalkan kick-off serentak pada Minggu berikutnya pukul 16.00.

Source: www.fourfourtwo.com
Exit mobile version