pelantar.id – Wisatawan mancanegara asal negeri Tiongkok semakin suka datang berkunjung ke Kepulauan Riau. Mereka gemar menikmati wisata bahari yang ditawarkan Kepri, terutama di Kota Batam, Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan.

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar mengatakan, jumlah pelancong asal Tiongkok meningkat cukup pesat tahun ini. Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri, wisman Tiongkok yang datang ke Kepri pada periode Januari-Agustus 2018 mencapai 178.956 kunjungan, atau naik 85,41 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Tahun lalu, pada Januari-Agustus, jumlah wisman Tiongkok yang berkunjung ke Kepri sebanyak 96.520. Tahun ini naik sampai 85 persen,” kata Buralimar, Jumat (12/10).

Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar

Ia mengatakan, wisman Negeri Tirai Bambu yang datang ke Kepri itu kebanyakan berasal dari 12 daerah daratan. Mereka suka dengan wisata bahari Kepri karena di daerahnya jauh dari lautan. Selain panorama indah yang ditawarkan, fasilitas pendukung wisata bahari di Kepri juga dianggap memadai dan lengkap.

Baca Juga :   Hidup Kembali ke Alam seperti Youtuber Asal China

Menurut Buralimar, tingginya minat wisman asal Tiongkok untuk datang ke Kepri membuat para pengusaha agen perjalanan kini berlomba-lomba membuat paket perjalanan wisata. Salah satunya, membangun jaringan penerbangan khusus langsung dari Tiongkok-Batam atau Tiongkok-Tanjungpinang dengan menggunakan pesawat carter.

“Adanya penerbangan langsung ini yang ikut mendorong meningkatkan kunjungan wisman Tiongkok ke Kepri,” kata dia.

Selain melalui penerbangan langsung, wisman Tiongkok yang datang ke Kepri juga banyak yang melewati pintu masuk Singapura. Menurut Buralimar, ada 100-200 wisman Tiongkok setiap pekannya masuk ke Kepri dari Singapura. Biasanya, mereka ikut dalam paket wisata dua hari di Singapura dan dua hari di Kepri.

“Kalau yang dari Singapura, biasanya tujuannya ke Lagoi, Bintan,” ujarnya.

Baca Juga :   Wisata Kepri, Bali dan Yogya Dibuka pada Oktober 2020

Baca Juga : 

Kunjungan Wisman Naik 22,13 Persen
Mengutip BPS Kepri, jumlah kunjungan wisman ke daerah ini untuk periode Januari-Agustus 2018 sebanyak 1.662.476 orang atau naik sekitar 22,13 persen dibanding periode yang sama taun 2017. Menurut Buralimar, positifnya pertumbuhan kunjungan wisman di Kepri tak lepas dari gencarnya promosi yang dilakukan pemerintah dan swasta, termasuk Kementerian Pariwisata.

“Event-event wisata di Kepri sudah disusun jauh-jauh hari, begitu pula dengan promosinya. Kegiatan pariwisata untuk tahun 2019 misalnya, sudah digarap sejak tahun ini. Itu sangat membantu,” kata dia.

Baca Juga :   AJI Indonesia: Omnibus Law Merugikan Pekerja dan Mengancam Demokratisasi Penyiaran

Secara keseluruhan, wisman yang berkunjung ke Kepri masih didominasi turis asal Singapura. Pada periode Januari-Agustus 2018, persentase wisman Singapura yang datang ke Kepri mencapai 47,40 persen. Disusul kemudian wisman asal Malaysia sekitar 11,84 persen, Tiongkok 10,76 persen, India 3,98 persen, Korea Selatan 3,17 persen dan Philipina 2,24 persen.

 

Editor : Yuri B Trisna