Xiaomi kembali mendorong AC split rumahan ke kelas yang lebih agresif lewat Mijia Air Conditioner Powerful Wind Pro. Perangkat ini dibekali klaim yang cukup mencolok: udara dingin bisa mulai keluar dalam 15 detik, sementara udara hangat disebut muncul dalam 30 detik.
Menariknya, bodinya tetap dibuat ringkas meski performanya diposisikan tinggi. Xiaomi menyebut model dinding 1,5HP+ ini punya tenaga yang setara dengan AC berdiri 2HP, jadi targetnya jelas bukan hanya hemat tempat, tetapi juga kuat untuk pendinginan dan pemanasan ruangan.
Tenaga besar dalam bentuk yang tetap kompak
Untuk mengejar performa itu, Xiaomi memakai kompresor dual-silinder 13cc. Sistemnya juga didukung kondensor dan evaporator tembaga murni dua baris, yang menjadi dasar kapasitas pendinginan puncak 6500W dan kapasitas pemanasan 8800W.
Di sisi hembusan udara, Xiaomi memasang kipas cross-flow 118 mm yang sanggup menyalurkan udara hingga 1.000 meter kubik per jam. Aliran ini dibuat cukup agresif agar suhu ruangan lebih cepat merata, tetapi tetap ada mode terarah supaya hembusan tidak langsung mengenai tubuh pengguna.
Saat mode pendinginan aktif, udara diarahkan ke langit-langit terlebih dulu. Cara ini ditujukan agar udara turun lebih merata ke seluruh ruangan, bukan menyapu satu titik saja.
Terhubung ke ekosistem pintar Xiaomi
Selain soal tenaga, AC ini juga menonjol karena konektivitasnya. Mijia Air Conditioner Powerful Wind Pro berjalan dengan HyperOS dan memakai modul AI khusus untuk pemrosesan lokal.
Pengguna bisa mengatur suhu dan mode lewat aplikasi pendamping. Perangkat ini juga mendukung kendali suara melalui XiaoAI, sehingga bisa masuk ke skenario rumah pintar Xiaomi yang lebih luas.
Xiaomi bahkan menyiapkan integrasi dengan mobil Xiaomi yang terhubung. Artinya, pengaturan AC dapat dilakukan dari dashboard mobil sebelum pengguna tiba di rumah, sehingga suhu ruangan sudah bisa disiapkan lebih awal.
Efisiensi tetap masuk perhitungan
Di tengah fokus pada kecepatan dan tenaga, Xiaomi tetap membawa klaim efisiensi yang kuat. Unit ini mengantongi rating efisiensi energi Level 1 dengan Annual Performance Factor atau APF sebesar 6,30.
Xiaomi menyebut algoritma manajemen energi bawaan membantu menekan konsumsi listrik tahunan. Menurut perhitungan perusahaan, pemakaian dayanya sekitar 404 kWh per tahun lebih rendah dibanding model standar dengan rating Level 3.
Perusahaan juga merombak sistem pertukaran termal pada perangkat ini. Area permukaan kondensor untuk pertukaran panas disebut dibuat dua kali lebih besar, sekaligus membantu menurunkan kebisingan operasional secara ringan.
Disiapkan untuk kondisi yang lebih ekstrem
Ketahanan kerja turut menjadi bagian dari paket ini. Xiaomi memakai sistem kontrol refrigeran dinamis yang dirancang menjaga kestabilan performa pada suhu luar ruangan antara -20°C hingga 55°C.
Rentang itu menunjukkan perangkat ini dipersiapkan untuk kondisi cuaca yang cukup ekstrem. Bagi pengguna, kestabilan seperti ini penting karena berhubungan langsung dengan kenyamanan harian dan performa jangka panjang.
Fitur praktis untuk pemakaian sehari-hari
Xiaomi juga menambahkan sejumlah fitur yang memudahkan perawatan. AC ini mendukung self-cleaning untuk unit indoor dan outdoor agar pembersihan rutin lebih sederhana.
Ada pula fitur pengering anti-jamur untuk membantu menjaga kebersihan bagian dalam setelah pemakaian. Untuk rumah dengan anak kecil, tersedia juga child lock sebagai lapisan pengaman tambahan.
Di pasar China, Mijia Air Conditioner Powerful Wind Pro sudah tersedia lewat Xiaomi Mall. Harga perkenalannya dipasang 3.299 yuan, sementara harga ritelnya berada di 4.899 yuan.
Source: www.gizmochina.com