Skuad Aljazair untuk Piala Dunia 2026 menarik perhatian bukan hanya karena nama Riyad Mahrez, tetapi juga karena masuknya Luca Zidane dalam daftar 26 pemain pilihan Vladimir Petkovic. Komposisi ini menunjukkan Aljazair datang dengan kombinasi pemain berpengalaman, pemain yang baru pulih, dan sejumlah wajah muda untuk menghadapi turnamen yang tidak akan mudah.
Petkovic membawa tiga kiper, delapan bek, tujuh gelandang, dan tujuh penyerang untuk menjaga keseimbangan tim di semua lini. Di tengah susunan itu, sorotan besar tertuju pada Luca Zidane yang tetap dipanggil meski sempat mengalami patah dagu dan rahang saat membela Granada pada April 2026.
Kiper berusia 28 tahun itu sudah debut bersama Aljazair pada Oktober 2025. Sejauh ini, ia telah mengoleksi enam penampilan internasional dan akan bersaing dengan Oussama Benbot serta Melvin Mastil untuk posisi utama di bawah mistar.
Di lini depan, Aljazair juga mendapat dorongan dari kembalinya Houssem Aouar dan Amine Gouiri. Keduanya sempat absen di Piala Afrika karena cedera, sehingga kehadiran mereka menambah variasi serangan dan membuat opsi taktik Petkovic semakin luas.
Nama Riyad Mahrez tetap berada di pusat perhatian sebagai kapten tim. Pemain yang lama menjadi motor serangan Aljazair itu masih dianggap penting, baik untuk membangun permainan maupun menjaga stabilitas ruang ganti.
Kedalaman tim makin terlihat
Di lini belakang, Aljazair masih mengandalkan Aissa Mandi yang memegang rekor penampilan terbanyak bersama tim nasional. Kehadiran Ramy Bensebaïni dan Rayan Ait-Nouri membuat sektor bek terlihat lebih dalam dan lebih fleksibel.
Opsi di barisan pertahanan juga diperkuat oleh Zineddine Belaid, Rafik Belghali, Achref Abada, Samir Chergui, Jaouen Hadjam, dan Mohamed Tougai. Dengan nama-nama itu, Petkovic punya lebih banyak pilihan saat harus menyesuaikan pendekatan melawan lawan kuat.
Di sektor tengah, Nabil Bentaleb kembali masuk daftar setelah beberapa tahun sempat terkendala cedera. Ia bergabung dengan Hicham Boudaoui, Fares Chaibi, Ibrahim Maza, Yacine Titraoui, dan Ramiz Zerrouki untuk menambah tenaga serta keseimbangan permainan.
Persaingan di Grup J sudah menanti
Aljazair akan tampil di Grup J bersama Argentina, Austria, dan Yordania. Dari atas kertas, tantangan ini sudah terlihat berat sejak awal dan menuntut skuad yang siap bersaing dalam setiap laga.
Jadwal uji coba sebelum turnamen juga sudah disiapkan, yaitu melawan Belanda pada 3 Juni 2026 dan Bolivia pada 10 Juni 2026. Setelah itu, Aljazair langsung membuka fase grup dengan menghadapi Argentina di Kansas City pada 16 Juni 2026.
Di lini serang, Petkovic masih membawa Mohamed Amoura, Nadhir Benbouali, Adil Boulbina, Fares Ghedjemis, dan Anis Hadj Moussa. Kehadiran mereka membuat Aljazair punya lebih banyak pilihan untuk menyesuaikan skema ofensif saat menghadapi jadwal padat dan lawan-lawan berat.
Panggilan untuk Luca Zidane dan kembalinya beberapa nama penting memperlihatkan bahwa Aljazair tidak hanya mengandalkan reputasi. Tim ini dibentuk untuk menempatkan persaingan nyata di tiap posisi sebelum laga pertama benar-benar dimulai.
Source: www.beritasatu.com