Baterai 10.000 mAh Oppo A-Series, Janjikan Seharian Penuh Tanpa Repot Mencari Colokan

Oppo tampaknya sedang menyiapkan kejutan besar untuk lini A-Series, dan pusat perhatiannya langsung jatuh ke baterai 10.000 mAh. Kalau bocoran ini tepat, perangkat tersebut akan masuk ke kelompok ponsel yang daya tahannya mendekati perangkat pendukung listrik ketimbang smartphone biasa.

Kapasitas sebesar itu jelas jadi daya tarik utama, terutama buat pengguna yang sering bermain gim, menonton video, atau beraktivitas seharian tanpa sempat mencari colokan. Dengan baterai sebesar ini, kebutuhan mengisi daya berulang kali berpotensi jauh berkurang.

Di balik angka 10.000 mAh itu, ada detail lain yang ikut mencuri perhatian. Oppo disebut sedang menguji baterai single-cell dengan rated capacity 9.700 mAh, lalu angka pemasaran yang dipakai diperkirakan dibulatkan menjadi 10.000 mAh.

Layar datar dan resolusi tinggi

Selain sektor daya, Oppo juga dikabarkan menyiapkan layar yang tidak kalah menarik. Panel yang dipakai disebut LTPS OLED dengan desain flat screen dan resolusi 1.5K.

Kombinasi layar datar dan resolusi tinggi biasanya memberi tampilan yang lebih rapi dan tajam. Buat pengguna yang gemar menonton video atau bermain gim, komposisi ini ikut memperkuat kesan premium pada ponsel A-Series tersebut.

Chip 4nm untuk mengimbangi baterai jumbo

Nama chipset yang digunakan memang belum dibuka, tetapi bocoran menyebut perangkat ini akan memakai chip fabrikasi 4nm. Arah ini terdengar masuk akal karena baterainya sendiri berukuran sangat besar dan butuh dukungan efisiensi daya yang baik.

Di Weibo, muncul dugaan bahwa perangkat itu bisa memakai Snapdragon 7s Gen 4, salah satu seri Snapdragon 6, atau MediaTek Dimensity 7400 maupun 7500. Meski begitu, semua nama itu masih sebatas spekulasi dan belum ada konfirmasi resmi.

Bodi disiapkan agar tetap tangguh

Baterai besar biasanya punya konsekuensi pada bobot dan dimensi perangkat. Karena itu, Oppo disebut menyiapkan bodi berbahan polimer tinggi dengan spesifikasi high-strength anti-drop.

Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa Oppo tidak hanya fokus pada kapasitas baterai, tetapi juga pada ketahanan fisik. Material itu dirancang supaya perangkat lebih tahan terhadap benturan saat terjatuh, yang penting untuk ponsel dengan baterai sebesar ini.

Tetap menyasar kelas menengah

Menariknya, ponsel misterius ini tetap diarahkan ke segmen menengah. Harga yang beredar berada di kisaran 2.000 Yuan atau sekitar Rp4,5 jutaan.

Jika banderol itu benar, Oppo akan membawa paket yang cukup agresif di kelasnya. Gabungan baterai super besar, layar OLED 1.5K, dan chip 4nm berpotensi membuatnya menonjol di antara ponsel menengah lain yang kerap harus berkompromi soal daya tahan.

Sampai sekarang belum ada jadwal resmi peluncurannya. Ada kemungkinan perangkat ini lebih dulu hadir di pasar China sebelum akhirnya dibawa ke pasar global, sehingga detail resminya masih ditunggu.

Baca Juga

Back to top button