Oppo A6c masuk ke pasar Indonesia dengan paket yang langsung menyasar pengguna yang butuh ponsel awet, nyaman dipakai, dan tetap terasa mulus saat dipakai harian. Daya tarik utamanya datang dari baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, dan harga yang masih berada di kisaran Rp2 jutaan.
Di kelas entry hingga menengah, kombinasi seperti ini membuat A6c terasa menonjol. Oppo juga menempatkan perangkat ini sebagai ponsel yang tidak hanya kuat di sisi fungsi, tetapi juga tetap memperhatikan tampilan dan kenyamanan penggunaan.
Baterai besar jadi senjata utama
Sektor daya menjadi salah satu alasan paling kuat untuk melirik Oppo A6c. Ponsel ini membawa baterai 7.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 28 hari dalam mode siaga.
Oppo juga menyebut perangkat ini bisa dipakai memutar video YouTube hingga 26,84 jam dan bermain Mobile Legends: Bang Bang sampai 11,67 jam dalam satu kali pengisian. Untuk kebutuhan tambahan, tersedia 5W Reverse Wired Charging agar A6c bisa mengisi perangkat lain seperti earbuds atau smartwatch.
Pengisian dayanya memakai fast charging 15W. Oppo mengklaim baterai dapat terisi dari 1 persen ke 21 persen dalam 30 menit, sementara pengisian penuh membutuhkan sekitar 2 jam 52 menit.
Layar mulus dan performa harian
Selain baterai, layar 120Hz ultra cerah menjadi nilai jual yang langsung terasa saat dipakai scrolling atau membuka konten hiburan. Panel ini dirancang agar tampilan lebih responsif ketika pengguna berpindah aplikasi, membuka media sosial, atau menikmati konten visual.
Di dalamnya, Oppo A6c memakai prosesor octa-core Unisoc T7250 yang dipasangkan dengan RAM 4GB dan penyimpanan hingga 128GB. Ada juga storage UFS 2.2 untuk membantu kecepatan baca dan tulis data saat multitasking.
Oppo menyebut A6c mampu menjalankan Mobile Legends: Bang Bang di 60fps stabil hingga tiga jam penggunaan. Perangkat ini juga mendapat sertifikasi Fluency Protection selama empat tahun untuk menjaga kelancaran pemakaian jangka panjang.
Tahan dipakai di kondisi harian
Oppo tidak hanya mengejar angka spesifikasi, tetapi juga fungsi yang relevan untuk pemakaian sehari-hari. A6c membawa sertifikasi IP64 yang memberi ketahanan terhadap debu dan percikan air.
Ponsel ini juga dilengkapi Splash Touch dan Oily-Hand Touch agar layar tetap responsif saat disentuh dengan tangan basah atau berminyak. Fitur tersebut berguna saat perangkat dipakai dalam kondisi hujan ringan, setelah olahraga, atau ketika digunakan di dapur.
Pendekatan ini membuat A6c terasa lebih siap menemani aktivitas yang tidak selalu ideal. Oppo tampaknya ingin menampilkan ponsel yang tetap nyaman dipakai meski pengguna aktif bergerak sepanjang hari.
Desain dibuat tetap terlihat premium
Dari sisi tampilan, Oppo memberi A6c desain yang terinspirasi dari smartphone flagship masa kini. Bagian bodinya memakai detail horizontal modern dan sudut melengkung supaya lebih nyaman saat digenggam.
Ponsel ini hadir dalam tiga warna, yaitu ungu, putih, dan coklat. Seluruh varian warna tersebut memakai teknik manufaktur Feather Textured Finish dan efek 3D Dynamic Glow untuk memberi kesan premium.
“Desainnya terinspirasi dari tren flagship masa kini,” ujar Jiang Linlin, Chief Marketing Officer Oppo Indonesia. Pernyataan itu menegaskan bahwa A6c disiapkan untuk tampil menarik tanpa meninggalkan fungsi utama.
Kamera dan fitur berbasis AI
Untuk kebutuhan fotografi, Oppo A6c membawa kamera utama 13MP Ultra-Clear dengan mode 50MP Hi-Res Mode. Di bagian depan, tersedia kamera selfie 5MP untuk swafoto dan panggilan video.
Oppo juga menyertakan Portrait Mode, Night Mode, dan Retouch agar hasil foto bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Di sisi perangkat lunak, ada AI Smart Image Matting 2.0, AI Clear Face, dan AI Eraser untuk membantu pengolahan gambar.
Selain itu, perangkat ini turut mendukung Google Gemini, Google Lens, dan Privacy Safe. Kombinasi fitur tersebut membuat A6c tidak hanya fokus pada hiburan, tetapi juga mendukung produktivitas dan pengelolaan konten.
Harga Oppo A6c di Indonesia
Di Indonesia, Oppo A6c dijual dalam dua varian memori. Varian 4/64GB dibanderol Rp2.499.000, sedangkan varian 4/128GB dipasarkan Rp2.999.000.
Dengan baterai 7.000 mAh, layar 120Hz, perlindungan IP64, serta fitur pengisian terbalik, Oppo A6c masuk ke persaingan HP baterai besar di harga terjangkau. Paket yang dibawa perangkat ini membuatnya cukup menarik untuk pengguna yang mencari ponsel awet sekaligus nyaman dipakai setiap hari.
Source: www.medcom.id




