Daya Tampung Sekolah Negeri Jateng Hanya Cukup Untuk 40,83 Persen Lulusan, SPMB Diminta Bersih Dari Titipan

Persaingan masuk sekolah negeri di Jawa Tengah dipastikan tetap ketat karena daya tampung yang tersedia jauh lebih kecil daripada jumlah lulusan SMP sederajat. Dari 567.500 lulusan, Pemprov Jawa Tengah hanya menyiapkan 231.724 kursi untuk SPMB SMA dan SMK tahun ajaran 2026/2027.

Porsi itu berarti kuota sekolah negeri baru mencakup 40,83 persen dari total lulusan. Dengan kondisi seperti ini, banyak keluarga masih harus mencari jalur pendidikan lain di luar sekolah negeri.

Seleksi harus bersih dari titipan

Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah, Mohammad Saleh, menilai situasi tersebut membuat SPMB harus dijalankan dengan sangat hati-hati. Ia menekankan bahwa keterbatasan kursi negeri tidak boleh membuka ruang untuk intervensi atau praktik titipan.

Menurut Saleh, jika seleksi tidak diawasi dengan ketat, persoalan di tengah masyarakat bisa muncul. Karena itu, ia meminta proses penerimaan murid baru berlangsung adil, terbuka, dan profesional.

Transparansi jadi bagian penting

Saleh juga menyoroti pentingnya informasi SPMB yang mudah diakses masyarakat. Jadwal, jalur penerimaan, sampai hasil seleksi perlu disampaikan dengan jelas agar publik tidak kesulitan mengikuti prosesnya.

Ia menilai keterbukaan informasi sangat berpengaruh terhadap kepercayaan masyarakat. Tanpa transparansi, kecurigaan terhadap jalannya seleksi akan lebih mudah muncul.

Bukan sekadar soal teknis

Bagi Saleh, keadilan dalam penerimaan murid baru bukan cuma urusan aturan dan prosedur. Hal itu juga berkaitan langsung dengan rasa percaya masyarakat terhadap layanan pendidikan di daerah.

Ia menegaskan bahwa proses yang tidak bersih hanya akan memperbesar kekecewaan publik. Karena itu, semua pihak diminta menjaga integritas pelaksanaan SPMB agar tidak merugikan calon siswa maupun masyarakat.

Sebagai Ketua DPD Golkar Jawa Tengah, Saleh menempatkan persoalan daya tampung ini sebagai perhatian serius. Dengan jumlah lulusan yang jauh melampaui kursi negeri yang tersedia, SPMB menjadi momen penting yang sangat menentukan bagi banyak keluarga di Jawa Tengah.

Source: beritajateng.id

Baca Juga

Back to top button