Drake Buka Serangan Baru Lewat Iceman, Kendrick Lamar Hingga LeBron James Kena Sindir

Nama-nama besar kembali terseret dalam album baru Drake, dan Iceman jadi pusat pembicaraan karena serangan liriknya terasa jauh lebih terbuka. Dari Kendrick Lamar, Jay-Z, J. Cole, hingga LeBron James, banyak sosok dikenal ikut masuk ke dalam sasaran sindiran yang dibawa Drake di proyek ini.

Album tersebut terdiri dari 18 lagu dan dibuka dengan “What Did I Miss?”, yang sudah lebih dulu dirilis tahun lalu. Iceman juga menjadi rilisan album studio pertama Drake sejak For All the Dogs, sekaligus proyek pertamanya setelah perseteruan viral dengan Kendrick Lamar dan gugatan hukum yang menyusul terhadap Universal Music Group.

Sorotan terbesar tetap mengarah ke Kendrick Lamar, yang muncul paling sering dalam lirik-lirik Drake di album ini. Di “Janice STFU”, Drake mempertanyakan pengaruh dan kepedulian sosial lawannya dengan menyorot tindakan filantropi di depan kamera dan tudingan soal pencitraan.

Di lagu “Make Them Pay”, Drake ikut membawa isu yang sebelumnya sudah ramai di luar musik. Ia mengaitkan tuduhannya bahwa Universal Music Group memanipulasi angka streaming untuk “Not Like Us” dengan klaim bahwa Spotify memangkas angka streaming “Luther” milik Kendrick dan SZA.

Serangan terhadap Kendrick juga muncul lewat “Make Them Remember”. Di lagu itu, Drake menyamakan kemenangan lawannya dalam perseteruan tersebut dengan analogi Muggsy Bogues, legenda NBA setinggi 160 cm.

Respons yang kuat dari publik terlihat dari performa lagu “Make Them Cry”, yang mencatat 13,2 juta stream di Spotify dalam satu hari pada 2026. Angka itu ikut menunjukkan besarnya perhatian terhadap album yang sejak awal memang dibangun dengan nada konfrontatif.

Nama-nama lain yang ikut kena

Jay-Z juga tidak lepas dari sentilan Drake. Ia disinggung lewat “Janice STFU” dan “Whisper My Name”, dengan nada yang menolak posisi para senior yang dianggap ikut mengambil jarak atau punya andil dalam dinamika konflik itu.

Konteksnya berkaitan dengan Roc Nation milik Jay-Z yang memilih Kendrick Lamar tampil di Super Bowl Halftime Show 2025. Saat tampil di depan puluhan ribu penonton, Kendrick secara gamblang menyebut nama Drake lewat “Not Like Us”.

J. Cole ikut masuk ke dalam lingkaran sindiran karena hubungannya yang sempat dekat dengan Drake dan keterlibatannya dalam narasi “big three” di rap. Drake menyinggung persahabatan mereka di “Make Them Pay” dan “Make Them Remember”, sambil memberi kesan kecewa karena Cole memilih tidak ikut campur.

Cole sebelumnya menjelaskan lewat “Port Antonio” bahwa ia memilih netral karena ingin memprioritaskan persahabatan ketimbang ikut dalam pertarungan di media sosial. Sikap itu tampaknya tetap menjadi bagian dari narasi yang dibalas Drake di Iceman.

A$AP Rocky juga kena serangan dalam album ini. Drake menyinggung relasi Rocky dengan Rihanna lewat “Burning Bridges” dan mengaitkannya dengan momen ketika Rocky disebut sempat berusaha meredakan situasi, lalu kembali melontarkan sindiran setelah merilis album terbaru.

LeBron James pun masuk daftar sosok yang disindir Drake, terutama lewat “Make Them Remember”. Drake merujuk momen ketika LeBron terlihat menari di konser Kendrick Pop Out di Kia Forum, California, Amerika Serikat, saat Kendrick membawakan “Not Like Us” bersama ribuan penonton.

Drake juga menyorot kebiasaan LeBron berpindah tim dalam karier NBA-nya. Di sisi lain, ia mengingat bahwa LeBron pernah diundang sebagai tamu kejutan dalam konsernya pada 2016.

Sentilan ke Dr. Dre, Pharrell, Rick Ross, dan DJ Khaled

Dr. Dre menjadi salah satu nama lain yang disentil Drake di “Make Them Remember”. Referensi itu muncul lewat permainan kata yang menghapus huruf A dan K dari nama Drake hingga menyisakan Dre, sambil mengaitkannya dengan latar Dr. Dre sebagai mentor Kendrick yang terlihat merayakan kemenangan sang murid di Grammy Awards 2025.

Pharrell Williams ikut disebut lewat “Make Them Pay” dengan merujuk pada Virginia, negara bagian asal Pharrell. Referensi itu dikaitkan dengan laporan pada 2023 ketika Drake disebut mengenakan perhiasan senilai jutaan dolar yang dibeli dari lelang milik Pharrell.

Rick Ross tidak luput dari sorotan dalam lagu yang sama, dengan baris yang merujuk pada keterlibatan Drake dalam urusan streaming bahkan sebelum Adin Ross dikenal luas sebagai streamer. DJ Khaled juga dipanggil lewat lirik yang menyinggung pilihan hidupnya, istilah-istilah Islam seperti halal dan deen, serta sikap diamnya dalam konflik yang lebih luas.

Sindiran terhadap Khaled juga memuat komentar tentang krisis di Gaza dan status keluarganya yang memiliki latar Palestina. Lewat rangkaian nama yang diseret ke dalam lirik, Iceman memperlihatkan bahwa Drake tidak hanya menegaskan posisinya dalam konflik rap, tetapi juga memperluas sasaran ke figur-figur lain yang dianggap berkaitan dengan situasi itu.

Source: www.medcom.id

Baca Juga

Back to top button