Khvicha Kvaratskhelia sedang berada di titik yang membuat namanya mulai disejajarkan dengan para ikon Paris Saint-Germain. Setelah membantu PSG menaklukkan Bayern Munich 5-4 pada leg pertama semifinal Liga Champions, winger asal Georgia itu kini sudah menyamai rekor gol Zlatan Ibrahimovic di kompetisi tersebut untuk klub.
Yang menarik, pencapaian Kvaratskhelia tidak berhenti di angka 10 gol. Ia juga sudah terlibat langsung dalam 15 gol PSG di Liga Champions musim ini, sebuah catatan yang menempatkannya di atas kontribusi pemain lain dalam sejarah klub pada satu musim turnamen ini.
Rekor yang kini disamai
Data yang dikutip Detik Sport melalui Transfermarkt menunjukkan Kvaratskhelia sudah mengoleksi 10 gol di Liga Champions musim ini. Jumlah itu setara dengan torehan Ibrahimovic, yang mencetak 10 gol untuk PSG pada musim 2013/14.
Bagi PSG, angka tersebut bukan sekadar statistik biasa. Rekor Ibrahimovic selama ini menjadi patokan tertinggi bagi penyerang klub Paris di panggung antarklub paling bergengsi di Eropa, sehingga pencapaian Kvaratskhelia langsung mendapat perhatian besar.
Kontribusi yang makin komplet
Selain tajam dalam menyelesaikan peluang, Kvaratskhelia juga aktif membantu rekan setimnya. Dari total 15 keterlibatan gol yang sudah ia catat, rinciannya adalah 10 gol dan lima assist.
Catatan itu membuatnya menjadi pemain PSG dengan kontribusi gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Sebelumnya, rekor tersebut dipegang Ousmane Dembele lewat 14 kontribusi gol, hasil dari delapan gol dan enam assist pada musim lalu.
Peran besar saat melawan Bayern
Dua gol Kvaratskhelia ke gawang Bayern Munich memberi PSG modal penting dalam pertandingan yang berjalan ketat dan penuh gol. Skor 5-4 menunjukkan betapa sengitnya laga semifinal itu, dan peran Kvaratskhelia terasa sangat menentukan di momen krusial.
Luis Enrique tentu mendapat dorongan besar dari pemain yang bukan hanya mampu menuntaskan peluang, tetapi juga menciptakan peluang untuk tim. Dalam fase seperti semifinal Liga Champions, kontribusi semacam itu sering kali menjadi pembeda antara tetap hidup atau tersingkir.
Peluang menulis sejarah baru masih terbuka
PSG masih akan menjalani leg kedua semifinal melawan Bayern di kandang lawan. Situasi ini membuat Kvaratskhelia masih punya kesempatan untuk memperbaiki catatannya sekaligus melewati rekor yang kini ia samai.
Jika mampu menambah gol lagi, Kvaratskhelia bukan hanya berdiri di level yang sama dengan Ibrahimovic, tetapi juga berpeluang mencatatkan namanya lebih jauh dalam sejarah PSG di Liga Champions. Untuk saat ini, 10 gol dan 15 kontribusi gol sudah cukup menunjukkan betapa besar pengaruhnya dalam perjalanan klub ibu kota Prancis di kompetisi Eropa.