Eliano Reijnders Tak Mau Persib Main Aman, Gelar Bisa Terkunci Saat Lawan Persijap

Persib Bandung datang ke laga pamungkas Super League 2025/2026 dengan satu misi yang tidak boleh meleset. Di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Maung Bandung ingin menuntaskan urusan gelar dengan kemenangan atas Persijap Jepara, bukan sekadar bergantung pada hitung-hitungan poin.

Eliano Reijnders menegaskan pertandingan ini harus dijalani seolah-olah final. Ia menolak pendekatan aman karena target Persib bukan cuma satu poin, melainkan memastikan juara di hadapan Bobotoh.

Meski posisi Persib sangat menguntungkan, duel terakhir tetap menyimpan risiko. Hingga pekan ke-33, Persib memimpin klasemen dengan 78 poin dan unggul dua angka dari Borneo FC Samarinda, sehingga satu laga sisa masih menentukan nasib trofi.

Situasi itu membuat Persib tidak bisa lengah. Hasil imbang sebenarnya sudah cukup untuk mengunci gelar, tetapi kemenangan akan menghapus semua kemungkinan lain dan memberi perayaan yang sepenuhnya milik publik Bandung.

Reijnders melihat Persijap bukan lawan yang bisa dipandang ringan. Menurutnya, tim asal Jepara itu tetap punya kualitas dan tampil cukup baik pada putaran kedua, sehingga Persib wajib menjaga konsentrasi sejak menit awal.

“Ini seperti pertandingan final yang besar. Kami harus menang dan setelah itu kami bisa merayakannya bersama Bobotoh. Tapi pertama-tama, kami harus menang dulu,” ujar Reijnders di Bandung, Kamis (21/5).

Bagi Persib, beban utama bukan hanya soal teknik bermain. Mereka juga harus mengelola tekanan sebagai pemuncak klasemen yang bermain di kandang sendiri, sementara Persijap datang tanpa beban besar dan bisa bermain lebih lepas.

Di sisi lain, laga ini juga menjadi panggung penting bagi dukungan suporter. Reijnders berharap atmosfer GBLA dipenuhi semangat Bobotoh karena dorongan dari tribune diyakini bisa membantu pemain menjaga energi sepanjang pertandingan.

“Saya berharap Bobotoh akan mendukung kami, karena kami sangat membutuhkan mereka di laga ini,” kata Reijnders.

Dengan semua perhatian tertuju ke GBLA, Persib tinggal menunggu satu laga untuk menentukan akhir musim. Tugas mereka sederhana di atas kertas, tetapi tuntutannya besar di lapangan: tampil penuh, menang, dan memastikan gelar tidak lepas di depan pendukung sendiri.

Source: mediaindonesia.com

Baca Juga

Back to top button