Enam HP Baru Tiba Awal April 2026, Harga Melonjak Dari Rp 4 Jutaan Sampai Rp 17 Jutaan

Pasar ponsel Indonesia di awal April 2026 terlihat makin ramai karena enam model baru hadir dengan kelas harga yang sangat lebar. Di dalamnya ada pilihan yang bermain di area Rp 4 jutaan, tetapi ada juga yang langsung menyentuh Rp 16,999 juta dan membawa fitur yang terasa jauh lebih mewah.

Menariknya, masing-masing perangkat datang dengan karakter yang berbeda. Ada yang mengejar performa, ada yang mengutamakan baterai besar, ada pula yang menonjol lewat kamera, desain premium, dan layar yang sudah dibuat serius untuk kelas menengah atas hingga flagship.

Pilihan termurah tidak selalu paling sederhana

Di barisan awal, Poco X8 Pro muncul sebagai pintu masuk paling terjangkau. Ponsel ini membawa layar 6,59 inci, bodi datar, modul kamera berbentuk kapsul, serta panel belakang kaca dengan lampu RGB dinamis.

Untuk urusan mesin, Poco X8 Pro memakai MediaTek Dimensity 8500 Ultra dan didukung fitur AI untuk penggunaan harian. Kamera utamanya 50 MP dengan sensor Sony IMX882 dan OIS, sementara baterainya 6.500 mAh.

Harga Poco X8 Pro dimulai dari Rp 4.999.000 untuk varian 8 GB/256 GB. Varian 8 GB/512 GB dijual Rp 5.399.000, sedangkan versi 12 GB/512 GB ada di Rp 5.799.000.

Ada versi yang naik kelas jauh lebih tinggi

Masih dari keluarga yang sama, Poco X8 Pro Max diposisikan lebih tinggi. Perangkat ini memakai MediaTek Dimensity 9500s berbasis 3 nm, RAM LPDDR5X, dan penyimpanan UFS 4.1.

Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,83 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 120 Hz. Pada sektor daya, Poco memasang baterai 8.500 mAh berbahan silikon-karbon dengan pengisian cepat 100 watt.

Kamera utamanya tetap 50 MP dan sudah mendapat OIS. Harga Poco X8 Pro Max tercatat Rp 6.699.000 untuk 12 GB/256 GB dan Rp 7.199.000 untuk 12 GB/512 GB.

Samsung menaruh dua opsi di tengah pasar

Samsung ikut membawa dua model yang menyasar segmen menengah. Galaxy A37 5G hadir untuk pengguna muda yang aktif di media sosial dengan pilihan warna Awesome White, Awesome Charcoal, Awesome Graygreen, dan Awesome Lavender.

Spesifikasinya mencakup layar Super AMOLED 6,7 inci 120 Hz, chipset Exynos 1480, dan kamera utama 50 MP OIS. Harga Galaxy A37 5G ada di Rp 6.599.000 untuk 8 GB/128 GB dan Rp 7.299.000 untuk 8 GB/256 GB.

Di atasnya, Galaxy A57 5G tampil lebih premium lewat bodi ramping dan frame metal. Ponsel ini memakai layar Super AMOLED+ 6,7 inci 120 Hz, Exynos 1680, baterai 5.000 mAh, serta dukungan Super Fast Charging 2.0.

Harga Galaxy A57 5G dimulai dari Rp 7.599.000 untuk 8 GB/128 GB. Varian 8 GB/256 GB dipatok Rp 8.299.000, sedangkan 12 GB/256 GB dijual Rp 8.999.000.

vivo memilih jalur daya tahan

Berbeda dari banyak pesaingnya, vivo Y31d Pro tampil dengan fokus utama pada baterai besar. Kapasitasnya mencapai 7.000 mAh dan diklaim mampu standby hingga 14 hari, disertai fast charging 90 watt dan fitur bypass charging.

Ponsel ini juga mengantongi sertifikasi IP68 dan IP69. Di bagian depan, tersedia layar LCD 6,75 inci 120 Hz, lalu ada Snapdragon 685 dan kamera utama 50 MP.

Harga vivo Y31d Pro dipasang Rp 4,3 juta untuk 6 GB/128 GB, Rp 4,9 juta untuk 6 GB/256 GB, dan Rp 5,5 juta untuk 8 GB/256 GB.

Dua model paling mahal membawa spesifikasi yang lebih agresif

Infinix Note 60 Ultra masuk ke kelas atas dengan pendekatan yang lebih berani. Perangkat ini membawa bodi aluminium, layar AMOLED 6,78 inci 1,5K 144 Hz, dan chipset MediaTek Dimensity 8400 Ultimate.

Kapasitas memorinya juga besar, dengan RAM LPDDR5X 12 GB dan penyimpanan UFS 4.0 512 GB. Kamera utamanya 200 MP, disusul kamera periskop 50 MP dan ultrawide 8 MP, sedangkan baterainya 7.000 mAh dengan pengisian cepat 100 watt.

Harga Infinix Note 60 Ultra dipatok Rp 11.999.000, dengan harga promo Rp 10.999.000.

Di kelas paling atas, Huawei Mate 80 Pro hadir di harga Rp 16.999.000 untuk RAM 16 GB dan storage 512 GB. Ponsel ini memakai layar LTPO AMOLED 6,75 inci, refresh rate adaptif 120 Hz, touch sampling rate 300 Hz, dan kecerahan puncak hingga 8.000 nits.

Huawei juga menyematkan Kunlun Glass generasi kedua, sertifikasi IP68 dan IP69, serta kamera utama 50 MP RYYB dengan aperture variabel, kamera ultrawide 40 MP, dan telefoto makro 48 MP. Perangkat ini berjalan dengan HarmonyOS dan Huawei Mobile Services, tanpa layanan Google bawaan.

Dengan enam model yang berada di rentang Rp 4 jutaan hingga belasan juta rupiah, awal April 2026 memperlihatkan betapa padatnya persaingan ponsel di Indonesia. Pilihannya kini tidak hanya soal harga, tetapi juga soal seberapa jauh tiap merek berani mendorong performa, daya tahan, kamera, dan kesan premium dalam satu perangkat.

Source: tekno.kompas.com
Exit mobile version